Kargo Skala Besar Tembus Batu Engau, Desa Kini Jadi Simpul Logistik Paser

PASER – Layanan kargo skala besar kini menjangkau wilayah pedesaan di Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Kehadiran gerai kargo yang mulai beroperasi sekitar empat bulan terakhir ini memberikan akses pengiriman barang yang lebih luas bagi masyarakat desa serta memperkuat konektivitas logistik dengan pusat distribusi regional.

Berdasarkan pantauan di lokasi, arus barang masuk tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan pengiriman keluar. Kondisi tersebut menandai desa sebagai salah satu titik serapan logistik regional yang cukup aktif. Barang kiriman didominasi kebutuhan rumah tangga, perlengkapan usaha, hingga peralatan pendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Mursit, petugas gerai, mengatakan, “Setiap hari kami memproses puluhan paket kargo. Paket masuk saat ini lebih tinggi dibanding pengiriman keluar, tetapi pengiriman ke Jawa Timur tetap terus meningkat,” Sabtu (28/02/2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa meskipun desa lebih banyak menerima barang, aktivitas distribusi keluar daerah, khususnya ke Jawa Timur, juga mengalami tren peningkatan.

Gerai kargo tersebut dilengkapi fasilitas profesional, termasuk timbangan digital untuk memastikan akurasi berat paket sebelum dikirim. Lokasinya yang berada di pinggir jalan raya memudahkan kendaraan besar untuk melakukan proses bongkar muat. Kondisi ini mempercepat distribusi barang sekaligus meningkatkan efisiensi logistik di wilayah pedesaan.

Dalam operasionalnya, pengelola menerapkan prosedur keamanan ketat. Gerai melarang pengiriman sembilan kelas barang berbahaya (Dangerous Goods) guna menjaga keselamatan selama proses pengiriman. “Kami juga rutin mengedukasi warga agar tidak mengirim barang mudah terbakar seperti parfum, baterai lithium, dan cairan pembersih kerak,” tambah Mursit.

Kehadiran layanan kargo ini tidak hanya mempermudah mobilitas barang, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan tenaga kerja lokal. Proses bongkar muat melibatkan warga sekitar, sehingga turut mendukung penguatan ekonomi desa. Dari perspektif logistik, gerai ini menjadi contoh pemerataan akses distribusi dari wilayah perkotaan ke pedesaan, sekaligus mendukung ketahanan rantai pasok regional.

Saat ini, evaluasi kinerja gerai tengah dilakukan untuk menilai potensi pengembangan model serupa di wilayah pedesaan lain di Kalimantan Timur. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan arah strategis distribusi logistik nasional yang menargetkan perluasan layanan hingga ke daerah terpencil, guna meningkatkan efisiensi, memperkuat integrasi ekonomi desa-perkotaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis wilayah. []

Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *