Kecelakaan Beruntun di Tol Cisumdawu, Tiga Orang Meninggal Dunia

SUMEDANG – Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa di ruas jalan tol. Insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu), tepatnya di Kilometer 179 Jembatan Panyindangan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Senin (26/01/2026) pagi. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, saat arus lalu lintas di jalan tol masih relatif lengang. Meski demikian, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan cukup serius hingga menyebabkan korban jiwa dan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan berat. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Dini Kulsum Mardiani, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan beruntun tersebut. Ia menyampaikan bahwa dirinya masih berada di lokasi kejadian untuk memantau langsung proses penanganan kecelakaan serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.

“Iya benar. Saya masih di TKP,” ujar Dini singkat saat dikonfirmasi, seperti dilansir detikJabar.

Belum ada keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun jenis kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Namun, petugas kepolisian bersama tim terkait terlihat melakukan evakuasi kendaraan serta korban, sekaligus memastikan arus lalu lintas dapat kembali berjalan normal. Sejumlah petugas juga tampak mengatur kendaraan yang melintas agar tidak terjadi kepadatan panjang di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, pihak rumah sakit turut membenarkan adanya korban jiwa akibat kecelakaan tersebut. Humas RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang, Iman Budiman, mengatakan bahwa rumah sakit telah menerima empat korban dari kecelakaan beruntun di Tol Cisumdawu sejak pagi hari.

“Kami dari pihak RSUD telah menerima korban sejak pukul 06.00 sebanyak empat orang, satu masuk ke IGD dan tiga orang langsung dibawa ke ruang jenazah,” kata Iman.

Menurut Iman, satu korban yang masih hidup langsung mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD), sementara tiga korban lainnya dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit. Hingga kini, pihak rumah sakit masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan kepolisian terkait identitas korban dan proses penanganan selanjutnya.

Peristiwa kecelakaan beruntun ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalan tol. Faktor kecepatan, kondisi kendaraan, serta situasi jalan dan cuaca kerap menjadi pemicu terjadinya kecelakaan serius. Apalagi, waktu kejadian yang berlangsung pada pagi hari rawan menyebabkan pengemudi kurang waspada.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati, mematuhi batas kecepatan, serta menjaga jarak aman antar kendaraan. Penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan penyebab kecelakaan dan menentukan langkah hukum yang diperlukan. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *