Korban Mabuk Tergeletak, OTK Bawa Kabur Mobil
JAKARTA – Seorang pria menjadi korban pencurian kendaraan bermotor di kawasan Tambora, Jakarta Barat, setelah berada dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat mabuk. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Bandengan dan mengakibatkan mobil milik korban dibawa kabur oleh orang tak dikenal.
Perwira Unit Reserse Kriminal (Panit Reskrim) Polsek Tambora, Priyo Purnomo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban dalam keadaan tidak berdaya saat peristiwa pencurian berlangsung.
“Orang mabuk sampai nggak sadarkan diri. Harta benda termasuk mobil digasak sama orang tidak dikenal di wilayah Bandengan, Tambora, Jakarta Barat,” kata Priyo dilansir Antara, Rabu (18/02/2026).
Insiden itu terjadi pada Rabu (11/02/2026) dan terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Rekaman video yang beredar memperlihatkan korban tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Dalam tayangan tersebut, terlihat korban terlentang dengan kedua tangan terbuka dan kaki menekuk, tanpa menunjukkan respons terhadap situasi di sekelilingnya.
Tak jauh dari posisi korban, mobil miliknya yang berwarna hitam tampak terparkir di tepi jalan. Kendaraan itu kemudian menjadi sasaran pelaku yang memanfaatkan situasi ketika korban tidak mampu menjaga barang miliknya.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku sempat terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi. Orang tak dikenal tersebut beberapa kali melintas di dekat tubuh korban, seolah memastikan kondisi pria tersebut benar-benar tidak sadar. Setelah diyakini aman, pelaku kemudian mendekati kendaraan korban.
Dalam hitungan menit, pelaku masuk ke dalam mobil yang diketahui juga menyimpan sejumlah barang berharga milik korban. Tanpa hambatan berarti, pelaku lalu menyalakan mesin kendaraan dan meninggalkan lokasi dengan membawa kabur mobil tersebut.
Aparat kepolisian dari Polsek Tambora langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan terkait kejadian itu. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan rekaman CCTV menjadi bagian dari langkah awal pengungkapan kasus.
Priyo menyatakan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku. Meski demikian, polisi belum merinci identitas tersebut karena proses pengejaran masih berlangsung.
“Akan disampaikan perkembangannya,” katanya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan diri maupun barang pribadi, terutama saat berada di ruang publik. Kondisi tidak sadar di tempat umum berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.
Hingga kini, kepolisian masih memburu pelaku dan berupaya melacak keberadaan kendaraan korban. Polisi juga mengimbau warga yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor guna mempercepat proses pengungkapan kasus. []
Siti Sholehah.
