Longsor Gunungan Sampah Bantargebang Tewaskan Tiga Orang

BEKASI – Peristiwa longsor terjadi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (08/03/2026) sore. Tumpukan sampah yang berada di zona 4 dilaporkan runtuh dan menimbun sejumlah kendaraan serta bangunan di sekitar lokasi. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia setelah tertimbun material sampah.

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.29 WIB. Saat kejadian berlangsung, kawasan TPA Bantargebang diketahui sedang dipenuhi aktivitas kendaraan pengangkut sampah serta sejumlah warga yang berada di sekitar area tersebut.

“Telah terjadi longsor di zona 4 TPA Bantargebang pada tw 0308 1529 G dan sudah ditemukan 3 korban jiwa,” kata Kepala Kantor SAR Jakarta Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari dalam keterangan tertulis, Minggu (08/03/2026).

Longsoran gunungan sampah itu dilaporkan menimbun beberapa truk pengangkut sampah yang tengah berada di lokasi. Selain kendaraan, sejumlah warung yang berdiri di sekitar area pembuangan juga ikut tertutup oleh material longsoran.

Menurut informasi yang disampaikan oleh pihak SAR, saat peristiwa terjadi terdapat banyak kendaraan truk yang sedang melakukan aktivitas bongkar muat sampah. Beberapa orang juga diketahui berada di sekitar lokasi, baik sebagai pekerja maupun warga yang beraktivitas di area tersebut.

Desiana menyebutkan bahwa kejadian tersebut langsung memicu upaya penanganan darurat. Tim penyelamat bersama sejumlah instansi terkait segera dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi dan pendataan korban.

Desiana menyampaikan banyak kendaraan truk dan bangunan warung di lokasi. Petugas gabungan saat ini sedang berada di lokasi untuk pendataan dan penyelematan.

Selain mengevakuasi korban yang sudah ditemukan, tim di lapangan juga masih melakukan penyisiran di area longsoran untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun di bawah tumpukan sampah.

“Masih dalam pendataan dan masih banyak kendaraan truk sampah yang tertimbun dan warung di lokasi area. Untuk sementara sedang dilakukan pendataan jumlah korban,” kata Desian.

Upaya evakuasi dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk petugas SAR, aparat pemerintah daerah, serta relawan yang berada di lokasi. Kondisi medan yang dipenuhi material sampah serta kendaraan yang tertimbun membuat proses pencarian membutuhkan kehati-hatian.

Selain itu, petugas juga melakukan koordinasi lintas instansi guna mempercepat penanganan situasi di lapangan. Hal tersebut dilakukan agar proses evakuasi korban serta pendataan kerusakan dapat berjalan lebih efektif.

“Tim USS Bekasi tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan instansi dan potensi yang berada di lapangan,” imbuhnya.

TPA Bantargebang sendiri dikenal sebagai salah satu tempat pembuangan akhir terbesar di wilayah Jabodetabek. Setiap harinya, lokasi tersebut menerima ribuan ton sampah yang diangkut dari berbagai wilayah, terutama dari DKI Jakarta dan sekitarnya.

Peristiwa longsor di area gunungan sampah bukan pertama kali terjadi di lokasi pembuangan besar seperti Bantargebang. Tingginya volume sampah yang terus bertambah dapat meningkatkan risiko longsoran, terutama ketika kondisi struktur timbunan tidak stabil.

Hingga saat ini, petugas masih terus melakukan pendataan terhadap kendaraan, bangunan, serta kemungkinan korban tambahan yang terdampak akibat kejadian tersebut. Pihak berwenang juga masih melakukan penilaian lebih lanjut terkait dampak longsor terhadap operasional TPA Bantargebang. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *