Lonjakan Penumpang Lebaran, KAI Tambah Lokomotif dari Sumatera ke Jawa

JAKARTA – Lonjakan penumpang kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendorong optimalisasi sarana perkeretaapian, termasuk mobilisasi tambahan lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa guna menjaga kelancaran operasional perjalanan.

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) kembali mengirimkan dua unit lokomotif tambahan untuk memperkuat layanan di Jawa. Pengiriman ini merupakan bagian dari total 12 unit lokomotif yang telah dimobilisasi secara bertahap untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Idulfitri 2026.

Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Logistik Dwi Wulandari mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana transportasi rel dalam menghadapi tingginya permintaan perjalanan. “Sebelumnya, KAI Logistik telah berhasil memobilisasi 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa untuk mendukung kebutuhan operasional,” ujarnya sebagaimana dilansir Liputan6, Sabtu (21/03/2026).

Pada tahap pengiriman terbaru, KAI Logistik mengangkut dua unit lokomotif seri BB203 dan dua unit seri BB303 dengan total bobot mencapai 232 ton. Lokomotif tersebut dikirim dari Stasiun Belawan, Divisi Regional I (Divre I) Sumatera Utara menuju Stasiun Jakarta International Container Terminal (JICT) di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta.

“Dengan tambahan armada ini, kesiapan sarana di wilayah operasional Jawa diharapkan semakin optimal dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa angkutan Lebaran,” tambah Dwi.

Jenis lokomotif yang dikirim merupakan lokomotif diesel hidrolik yang dikenal memiliki fleksibilitas tinggi dalam operasional perjalanan kereta api, sehingga dinilai mampu meningkatkan keandalan layanan angkutan penumpang selama periode padat.

Peningkatan kapasitas sarana ini sejalan dengan tingginya permintaan tiket kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat hingga 21 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 3.799.365 tiket telah terjual atau setara 84,5 persen dari total kapasitas 4.498.696 tempat duduk yang disediakan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut tingginya penjualan tiket mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang terus meningkat. “Tren perjalanan mudik dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret. Hal ini terlihat dari penjualan tiket yang bergerak naik secara bertahap, terutama pada layanan kereta api jarak jauh yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan antarkota,” ujarnya.

Dari total penjualan tersebut, tiket Kereta Api Jarak Jauh mendominasi dengan 3.292.121 tiket atau 92,2 persen dari kapasitas yang tersedia. Sementara itu, penjualan tiket Kereta Api Lokal mencapai 438.203 tiket atau 47,3 persen dari total kapasitas.

Selama periode arus mudik 11 hingga 20 Maret 2026, KAI telah melayani 1.997.779 pelanggan di wilayah Jawa dan Sumatera, yang terdiri dari 1.695.218 penumpang Kereta Api Jarak Jauh dan 302.561 penumpang Kereta Api Lokal.

Langkah mobilisasi lokomotif ini menjadi bagian dari strategi KAI Group dalam memastikan kelancaran layanan transportasi publik berbasis rel, sekaligus mendukung perjalanan masyarakat yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama periode Lebaran 2026. []

Penulis: Arief Rahman H | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *