Mabuk Usai Begadang, Pria Naik Atap Rumah Warga hingga Bolong

JAKARTA – Sebuah video yang menarasikan seorang pria sebagai maling motor di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, viral di media sosial dan sempat memicu keresahan warga. Dalam rekaman tersebut, pria itu terlihat berada di atas atap rumah warga hingga menyebabkan atap rumah tersebut bolong. Namun, pihak kepolisian memastikan bahwa pria tersebut bukan pelaku pencurian, melainkan dalam kondisi mabuk.

Video yang beredar luas memperlihatkan sejumlah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), anggota Satpol PP, serta warga sekitar berupaya mengamankan pria tersebut. Proses penangkapan berlangsung dramatis karena pelaku berada di atas atap rumah warga dan sempat melakukan tarik-menarik dengan petugas.

Dalam rekaman tersebut, pria itu tampak berpindah-pindah di atas genteng rumah warga. Ketika petugas mencoba mendekat, ia terlihat panik hingga akhirnya terperosok dan membuat bagian atap rumah jebol. Di bawah rumah, warga terlihat bersiaga untuk menangkap pria tersebut apabila terjatuh. Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga sekitar dan membuat situasi menjadi heboh.

Narasi yang berkembang di media sosial menyebutkan bahwa pria tersebut merupakan maling motor yang tertangkap basah. Namun, polisi meluruskan informasi tersebut dan menyatakan bahwa tidak ditemukan unsur tindak pidana pencurian.

“Diduga pelaku kejahatan, namun setelah kita amankan mereka mabuk. Mabuk seperti tidak sadarkan diri manjat di rumah orang,” kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur saat dihubungi, Senin (05/01/2026).

Mansur menjelaskan bahwa pria tersebut merupakan warga Jagakarsa, Jakarta Selatan. Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi, sebelum kejadian pria itu diketahui menghabiskan waktu bersama temannya dan mengonsumsi minuman keras.

“Diajak temen begadang terus diajak minum. Betul (naik ke genteng rumah warga) sambil mabuk seperti orang bingung dan ketakutan,” ujarnya.

Kondisi mabuk itulah yang diduga menyebabkan pria tersebut kehilangan kendali dan memanjat rumah warga tanpa tujuan yang jelas. Polisi menegaskan bahwa pria itu tidak membawa alat apa pun yang mengarah pada upaya pencurian kendaraan bermotor.

Terkait kerusakan rumah warga akibat atap yang bolong, Mansur menyebut bahwa kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak keluarga pria tersebut telah menemui pemilik rumah dan menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas kerugian yang timbul.

“Namun sudah terjadi kesepakatan dengan pihak keluarga antara korban rumahnya yang rusak dengan keluarga diduga pelaku tersebut untuk mengganti kerusakan rumah,” tuturnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai narasi yang beredar di media sosial tanpa klarifikasi resmi. Polisi juga meminta warga untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kejadian serupa kepada aparat agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berujung pada tindakan main hakim sendiri. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *