Mengikuti Tren Zaman, Perayaan Sumpah Pemuda Kaltim Bakal Lebih Inovatif

SAMARINDA – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Sri Wartini, menyatakan bahwa pihaknya akan mengemas perayaan Hari Sumpah Pemuda (HSP) dengan pendekatan lebih inovatif. Hal ini dilakukan untuk memastikan perayaan tahunan tersebut tetap relevan dengan perkembangan zaman dan menarik minat generasi muda.
Menurut Sri, Hari Sumpah Pemuda bukan hanya sebatas ritual tahunan, melainkan momentum penting untuk membangkitkan semangat kebangsaan dan kreativitas pemuda. Dispora Kaltim berupaya memaksimalkan perayaan ini sebagai wadah bagi pengembangan talenta dan potensi pemuda di daerah.
“Kami selalu berusaha mengikuti perkembangan situasi dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan, khususnya perayaan Hari Sumpah Pemuda. Tahun depan, tidak menutup kemungkinan kegiatan akan lebih meriah dengan lebih banyak ruang bagi kreasi pemuda,” ujar Sri Wartini saat ditemui di halaman Kadrie Oening Tower, Sempaja, Rabu (30/10/2024) pagi.
Tahun ini, sejumlah kegiatan sudah dirancang untuk memeriahkan perayaan HSP. Beberapa agenda yang disiapkan antara lain Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB), pemilihan Putri Kalimantan Timur, pemilihan Putri Hijab, lomba modern dance, tari nusantara, dan berbagai kompetisi lainnya.
Sri menjelaskan bahwa konsep perayaan akan disesuaikan dengan tren kekinian agar pemuda merasa lebih terlibat dan dapat mengekspresikan diri dengan lebih bebas. Meski demikian, nilai-nilai sejarah dan makna perjuangan Sumpah Pemuda akan tetap menjadi inti dari setiap kegiatan.
“Kami ingin para pemuda bisa menyalurkan kreativitasnya dalam berbagai bidang dengan tetap menghormati sejarah. Pemerintah menyediakan wadah agar semangat ini bisa diimplementasikan, baik antar sesama pemuda maupun ke masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Dispora Kaltim berencana melibatkan komunitas dan organisasi kepemudaan sebagai bagian dari penyelenggaraan acara. Dengan melibatkan lebih banyak pihak, Sri berharap dapat tercipta sinergi positif antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat.
“Kami ingin generasi muda Kaltim semakin sadar akan peran strategis mereka sebagai penerus bangsa. Mereka harus siap berkontribusi dalam pembangunan daerah, terutama menyambut era Ibu Kota Nusantara (IKN),” tegasnya.
Dispora Kaltim berkomitmen menjadikan perayaan Hari Sumpah Pemuda sebagai simbol kebangkitan pemuda Kaltim yang lebih kreatif, inovatif, dan berdaya saing, sesuai tuntutan zaman. Dengan pendekatan yang lebih modern, semangat kebersamaan dan nasionalisme diharapkan dapat terus tumbuh di kalangan pemuda.
Penulis: Suryono | Penyunting: Rachmat Effendi