Misteri Kematian Pasutri di Kos Kavling Sei Tering Melcem

BATAM — Warga Kavling Sei Tering Melcem, RT 5/RW 13, Kelurahan Batu Ampar, Batam, digemparkan dengan penemuan pasangan suami istri yang meninggal dunia di sebuah kamar indekos, Kamis (28/8/2025) malam.

Saat kamar dibuka bersama perangkat RT/RW, seorang wanita ditemukan tewas berlumuran darah di atas tempat tidur dengan tubuh tertutup selimut.

Sementara seorang pria ditemukan tergantung di kamar mandi.

Pemilik kos, Lilis Suryani, mengaku masih melihat pasangan tersebut bercengkrama sehari sebelumnya.

“Pada Selasa (26/8/2025) malam, keduanya masih bercengkrama dan menghabiskan waktu berkaraoke bersama di kamar kos mereka,” ujarnya.

Lilis mengatakan pasangan itu baru menempati kamar kos selama 22 hari. Namun, saat mendaftar, mereka tidak dapat menunjukkan kartu identitas resmi.

“Pengakuan ke saya memang suami istri, tapi hanya pakai selembar KK. Saya sering minta fotokopi identitas penghuni kos saya untuk didata, terutama penghuni baru. Mereka baru 22 hari masuk ke kos saya,” jelasnya.

Ia mengetahui pria tersebut dipanggil Surya dan bekerja sebagai sales di sebuah showroom di Bengkong, sementara wanita yang bersamanya berstatus ibu rumah tangga.

Ketua RW 13, Warijin, juga membenarkan keterangan itu.

“Pengakuan mereka ke pemilik kos, mereka itu suami istri. Tapi mereka belum dapat menunjukkan surat nikah, sampai saat ini hanya berupa KK saja. Keduanya juga baru masuk, kalau tidak salah, tanggal 6 Agustus,” katanya.

Jenazah keduanya telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri. Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Ini masih dalam penyelidikan. Nanti perkembangan penyelidikan akan kami informasikan kembali,” ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat (29/8/2025) dini hari.

Debby menambahkan, identitas korban diketahui berasal dari Medan dan Palembang. Namun, status pernikahan keduanya belum dapat dipastikan.

“Terkait dugaan lain nanti dulu setelah pemeriksaan kita selesaikan. Korban ada yang dari Medan dan ada yang dari Palembang,” jelasnya.

Tragedi ini masih meninggalkan misteri, termasuk dugaan pertengkaran sebelum keduanya ditemukan tak bernyawa. []

Nur Quratul Nabila A

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *