Modus Ajak Main, Kalung Bocah Dicuri di Mal Ciputat

TANGERANG SELATAN – Aksi pencurian kalung emas dengan modus berpura-pura mengajak bermain seorang anak di sebuah pusat perbelanjaan kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, menjadi sorotan publik. Peristiwa yang terekam kamera pengawas (CCTV) tersebut viral di media sosial dan memicu keprihatinan terkait keamanan terhadap anak-anak di ruang publik.

Video yang beredar menunjukkan seorang bocah duduk di tangga mal ketika seorang wanita tak dikenal menghampirinya. Dengan pendekatan seolah ramah, pelaku mengajak si anak berpindah tempat. Setelah berpindah ke lokasi yang lebih sepi, pelaku dengan leluasa membuka kalung emas yang dikenakan korban, lalu meninggalkan anak tersebut seorang diri.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kejadian berlangsung pada Sabtu (22/11/2025), sekitar pukul 08.30 WIB, di sebuah mal kawasan Ciputat. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan keberadaannya.

“Awal mula kejadian pada hari Sabtu, tanggal 22 Desember 2025, sekira pukul 08.30 WIB. Diduga terjadi tindak pidana pencurian kalung yang dilakukan oleh seorang perempuan kepada anak-anak dengan modus mengajak anak tersebut bermain,” ujar Kompol Bambang dalam keterangannya, Minggu (23/11).

Menurut Bambang, pelaku memanfaatkan kelengahan dan kepolosan anak. β€œLalu pelaku mengambil kalung yang dikenakan oleh anak korban. Dan setelah pelaku berhasil mengambil kalung milik anak korban, pelaku lalu pergi dari TKP,” jelasnya.

Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku telah diserahkan pihak manajemen Plaza Ciputat kepada orang tua korban dan kepolisian. Rekaman tersebut kini menjadi petunjuk penting dalam proses pengejaran.

“Selanjutnya, anggota Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur mendatangi TKP di Plaza Ciputat, Tangerang Selatan untuk melakukan cek TKP dan meminta keterangan kepada orang tua korban dan saksi-saksi,” tutupnya.

Polisi kini tengah mengumpulkan keterangan tambahan dari saksi dan mendalami rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku. Di sisi lain, warganet ramai mengomentari kasus ini, sebagian besar menyuarakan pentingnya pengawasan ekstra terhadap anak, meski berada di tempat umum yang dianggap aman seperti pusat perbelanjaan.

Kasus ini sekaligus mengingatkan masyarakat tentang maraknya kejahatan dengan modus pendekatan personal, khususnya terhadap anak-anak yang mudah percaya kepada orang asing. Kepolisian mengimbau para orang tua selalu waspada dan tidak membiarkan anak berkeliaran tanpa pengawasan, terutama di area publik. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *