Momentum IHSG Naik, Investor Disarankan Selektif

JAKARTA – Momentum penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjelang libur panjang Idulfitri dinilai menjadi peluang bagi investor untuk mencermati saham-saham berpotensi melanjutkan tren kenaikan pada perdagangan Rabu (25/03/2026).

IHSG sebelumnya ditutup menguat 1,2% ke level 7.106 pada Selasa (17/03/2026), bahkan sempat mendekati posisi tertinggi harian di 7.148 setelah sempat menyentuh level terendah 7.059 pada sesi pagi. Kinerja ini memperlihatkan adanya minat beli yang cukup kuat di pasar.

Penguatan indeks terutama ditopang oleh sektor transportasi, barang baku, dan infrastruktur yang masing-masing mencatatkan kenaikan sebesar 3,69%, 3,43%, dan 3,38%. Dominasi sektor-sektor tersebut menunjukkan adanya pergeseran minat investor ke sektor berbasis aktivitas ekonomi riil.

Aktivitas perdagangan juga mencerminkan optimisme pasar. Volume transaksi mencapai 31,06 miliar saham dengan nilai Rp24,54 triliun dan frekuensi 1,55 juta kali transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 457 saham menguat, 214 saham melemah, dan 148 saham bergerak stagnan.

Kondisi ini memperkuat indikasi bahwa pasar sedang berada dalam fase penguatan jangka pendek atau bullish, yang berpotensi berlanjut pascalibur panjang. Hal tersebut sebagaimana diberitakan Bloomberg Technoz, Rabu, (25/03/2026).

Meski demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati dinamika eksternal dan internal yang dapat memengaruhi pergerakan indeks. Strategi selektif dalam memilih saham menjadi penting, terutama pada emiten yang memiliki fundamental kuat dan berada dalam tren kenaikan.

Momentum pascalibur Lebaran kerap dimanfaatkan investor untuk melakukan reposisi portofolio, sehingga peluang pergerakan harga saham masih terbuka. Namun, volatilitas tetap berpotensi terjadi seiring respons pasar terhadap sentimen global dan domestik. []

Penulis: Intan Permatasari| Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *