Pasar Mingguan Desa Petangis Jadi Penggerak Ekonomi Warga
PASER – Aktivitas ekonomi masyarakat Desa Petangis, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, terus menunjukkan perkembangan positif. Pasar mingguan yang digelar setiap Jumat sore menjadi pusat perputaran ekonomi warga dan selalu dipadati pengunjung, termasuk pada Jumat (20/02/2026).
Pasar yang berlokasi di kawasan desa tersebut menyediakan 32 unit kios dan 28 unit los. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, kapasitas itu kerap tidak mencukupi untuk menampung seluruh pedagang. Sejumlah pedagang tambahan terpaksa membuka lapak di pelataran luar gedung guna memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat.
Keberadaan pasar mingguan ini dinilai strategis karena memberikan kemudahan akses bagi warga desa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kecamatan atau kota lain, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan lebih hemat waktu dan biaya transportasi.
Beragam komoditas tersedia di pasar tersebut, mulai dari sembako, sayur-mayur, buah-buahan lokal, ikan dan ayam segar, hingga pakaian dan perlengkapan rumah tangga. Bahkan, kebutuhan kesehatan ringan seperti obat-obatan dasar juga dapat ditemukan di lokasi yang sama.
Indira, salah satu pedagang ikan dan ayam segar, menilai pasar mingguan sangat membantu masyarakat desa.
“Pasar ini sangat memudahkan warga. Mereka bisa mendapatkan ikan dan ayam segar setiap Jumat tanpa harus jauh-jauh ke kota, harganya pun tetap bersaing dan terjangkau,” ujarnya.
Selain menjadi pusat distribusi bahan pokok, pasar mingguan Desa Petangis juga berkembang sebagai ruang interaksi sosial dan pusat kuliner rakyat. Aneka jajanan tradisional, gorengan, makanan siap saji, serta minuman segar menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Bu Nur, pedagang gorengan, mengaku merasakan dampak positif dari konsistensi penyelenggaraan pasar tersebut.
“Alhamdulillah, setiap pekan pasar selalu ramai. Warga senang belanja di sini karena lengkap dan suasananya akrab. Kami pedagang kecil sangat terbantu,” katanya.
Momentum bulan Ramadan turut meningkatkan aktivitas perdagangan, terutama dengan bertambahnya pedagang minuman dan aneka takjil. Meski demikian, antusiasme masyarakat telah terbangun sejak hari biasa dan menjadi indikator stabilnya perputaran ekonomi desa setiap pekan.
Sebagai bagian dari wilayah Kabupaten Paser, pasar mingguan Desa Petangis menjadi contoh penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa. Dengan akses distribusi yang mudah dan ruang usaha yang terbuka, perputaran uang dapat berlangsung di tingkat lokal sehingga mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. []
Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum
