Pasar Tenang! Harga Ayam Karkas Tetap di Rp38 Ribu per Kg

JAKARTA – Stabilnya harga daging ayam karkas di kisaran Rp38.000 per kilogram pada Senin, 13 April 2026, dinilai menjadi sinyal terjaganya pasokan dan efektivitas intervensi pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasar pangan nasional.

Kondisi ini terjadi di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap fluktuasi harga bahan pokok dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan pemantauan di sejumlah pasar tradisional, harga ayam karkas relatif tidak mengalami lonjakan signifikan, sehingga memberikan ruang bagi konsumen untuk mempertahankan daya beli.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan stabilitas harga tersebut masih berada dalam kategori wajar. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menegaskan bahwa persepsi mahalnya harga ayam kerap disebabkan oleh perbedaan jenis produk yang dibandingkan di pasaran.

“Penting untuk membedakan antara harga ayam karkas dan ayam fillet. Harga Rp50.000 per kilogram yang sering disebut-sebut itu adalah harga ayam fillet. Sementara untuk ayam karkas, harganya masih relatif stabil dan wajar,” kata Arief, sebagaimana diberitakan Kompas pada Senin, (13/04/2026).

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mengoptimalkan langkah pengendalian harga, termasuk melalui operasi pasar. Salah satu upaya yang pernah dilakukan adalah penjualan daging ayam beku dengan harga Rp31.000 per kilogram guna meredam potensi kenaikan harga di tingkat konsumen.

Selain itu, regulasi seperti Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 62 Tahun 2018 tentang harga acuan daging ayam ras turut menjadi instrumen pengendali agar harga tetap terjangkau. Kebijakan ini juga bertujuan menjaga keseimbangan antara kepentingan peternak dan konsumen.

Dari sisi pasokan, ketersediaan daging ayam di berbagai daerah dilaporkan mencukupi. Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) di sejumlah wilayah secara rutin memantau distribusi dan harga komoditas, termasuk di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Secara komparatif, harga ayam karkas di beberapa kota menunjukkan variasi tipis. Di Jakarta, harga rata-rata berada di Rp38.000 per kilogram, Surabaya Rp37.500, Bandung Rp38.200, dan Medan Rp39.000. Perbedaan ini dipengaruhi faktor distribusi, biaya logistik, serta tingkat permintaan lokal.

Di sisi lain, pemahaman konsumen mengenai jenis produk juga menjadi faktor penting. Ayam karkas merupakan ayam utuh yang telah dibersihkan namun masih bertulang, sedangkan ayam fillet adalah daging tanpa tulang yang melalui proses tambahan sehingga memiliki harga lebih tinggi.

Ke depan, pemerintah diharapkan terus menjaga stabilitas harga melalui penguatan distribusi dan pengawasan pasokan. Stabilnya harga ayam karkas tidak hanya berdampak pada konsumsi rumah tangga, tetapi juga berperan dalam mengendalikan inflasi pangan secara keseluruhan. []

Penulis: Dimas Nugroho | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *