Paser Bangun 15 Venue Olahraga, Bidik Sport Tourism dan PAD

Pemkab Paser mempercepat pembangunan 15 venue olahraga untuk mendukung sport tourism dan meningkatkan PAD melalui event dan kunjungan wisata.

PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mulai mengakselerasi pembangunan 15 venue olahraga berstandar nasional sejak 2024 sebagai strategi menjadikan sektor olahraga sebagai mesin ekonomi baru berbasis sport tourism, Kamis (26/03/2026).

Melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser, langkah ini diarahkan untuk menarik kunjungan wisata melalui penyelenggaraan berbagai event olahraga, sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Analis Kebijakan Ahli Muda Disporapar Paser, Alfansuri Hidayat, mengatakan pembangunan infrastruktur olahraga dilakukan secara terintegrasi di sejumlah kawasan strategis di Paser. “Ketika event olahraga digelar di Paser, dampaknya langsung terasa terhadap perputaran ekonomi, mulai dari sektor perhotelan hingga UMKM,” ujarnya, Kamis (26/03/2026).

Analis Kebijakan Ahli Muda Disporapar Paser, Alfansuri Hidayat

Pengembangan fasilitas difokuskan di kawasan depan Stadion Sadurengas yang diproyeksikan menjadi pusat olahraga terpadu. Di lokasi tersebut telah dibangun gedung olahraga (GOR) bela diri, serta direncanakan pembangunan GOR basket dan gedung menembak pada 2025. Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi arena road race, GOR senam, dan fitness center.

Pemkab Paser juga merencanakan rehabilitasi total GOR Tapis pada 2026, khususnya pada bagian atap dan lantai, agar memenuhi standar nasional dan mampu mendukung pelaksanaan event olahraga berskala besar.

Optimalisasi fasilitas turut dilakukan di Stadion Sadurengas yang digunakan untuk cabang olahraga sepak bola dan atletik. Pada 2026, direncanakan penambahan venue baru untuk cabang baseball, softball, dan bola tangan guna memperluas kapasitas penyelenggaraan kompetisi.

Pengembangan infrastruktur olahraga juga menjangkau sejumlah titik lain, seperti pembangunan kolam renang serta fasilitas gateball semi-indoor di kawasan belakang perkantoran Pemkab Paser. Sementara di kawasan Sungai Tuak, disiapkan fasilitas olahraga rekreasi seperti sepatu roda, skatepark, dan pickleball.

Alfansuri menegaskan, pembangunan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga sebagai strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Fasilitas untuk atlet tetap digratiskan, tetapi untuk umum akan dikelola melalui retribusi sesuai peraturan daerah,” jelasnya.

Dengan penguatan infrastruktur tersebut, Pemkab Paser optimistis sektor olahraga dapat berkembang sebagai salah satu unggulan daerah yang mampu bersaing dengan potensi wisata lainnya serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. []

Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *