Paser Siapkan Sportainment, Bowling Jadi Pembuka

PASER — Pemerintah Kabupaten Paser mulai melirik konsep sportainment untuk menghidupkan kembali pusat aktivitas perkotaan. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah rencana pembangunan venue olahraga bowling yang akan ditempatkan di Kandilo Plaza, kawasan yang dinilai strategis dan memiliki potensi ekonomi.

Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser menyebut proyek tersebut masih berada pada tahap awal, dengan fokus utama memastikan kelayakan struktur bangunan sebelum realisasi fisik dimulai pada tahun depan.

Kepala Bidang Olahraga Disporapar Paser, Abdy Permana, menjelaskan bahwa pemilihan Kandilo Plaza bukan semata pertimbangan lokasi, tetapi juga bagian dari upaya menghidupkan kembali denyut aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

“Kami ingin fasilitas olahraga ini tidak hanya berfungsi untuk pembinaan atlet, tetapi juga menjadi pemicu keramaian dan pergerakan ekonomi,” ujar Abdy, Rabu (03/12/2025).

Menurutnya, sebelum pembangunan dilakukan, pemerintah daerah akan melakukan kajian teknis mendalam terhadap struktur bangunan Kandilo Plaza, khususnya di lantai tiga yang direncanakan menjadi lokasi lintasan bowling.

“Secara konsep sudah siap, tetapi kami tidak ingin gegabah. Struktur bangunan harus benar-benar diuji agar aman menahan beban peralatan,” katanya.

Abdy mengungkapkan, pihaknya telah menerima gambar cetak biru (blueprint) bangunan yang akan menjadi bahan utama untuk disampaikan kepada tim penilai dan akademisi guna memastikan kelayakan teknis.

“Blueprint sudah kami pegang. Selanjutnya akan dikaji oleh tim ahli untuk memastikan lantai bangunan mampu menahan beban sesuai standar,” jelasnya.

Ia memaparkan, satu lintasan bowling memiliki bobot sekitar 1,3 ton. Dalam perencanaan awal, Disporapar menargetkan pembangunan 8 hingga 10 lintasan, menyesuaikan dengan kondisi struktur bangunan dan kemampuan anggaran daerah.

“Standar ideal memang 12 lintasan, tetapi kami realistis. Yang penting fungsional dan aman,” tambahnya.

Kandilo Plaza dipilih karena letaknya dinilai strategis dan memiliki potensi besar untuk kembali menjadi pusat keramaian masyarakat. Namun demikian, pemerintah daerah juga telah menyiapkan lokasi alternatif apabila hasil uji teknis menyatakan bangunan tersebut tidak layak.

Alternatif yang disiapkan berada di kawasan dekat area parkir Hotel Kyriad Sadurengas, KM 5, Tanah Grogot, yang sebelumnya sempat menjadi opsi utama.

“Awalnya lokasi di sekitar Kyriad sudah disiapkan. Tetapi demi menghidupkan kembali kawasan kota, opsi dialihkan ke Kandilo Plaza. Jika tidak memungkinkan, kami punya rencana cadangan,” pungkas Abdy. []

Red04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *