Pasutri Dibacok Dini Hari di Bogor, Polisi Buru Mantan Suami

BOGOR — Aksi kekerasan brutal terjadi di wilayah Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ketika sepasang suami istri diserang dengan senjata tajam di dalam rumah mereka sendiri. Pasangan berinisial HT (43) dan NB (41) menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh mantan suami NB. Peristiwa tersebut terjadi pada dini hari dan menyebabkan kedua korban mengalami luka serius, terutama di bagian kepala.

Kapolsek Cibungbulang Kompol Iwan Wahyudi membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa pelaku diduga kuat merupakan mantan pasangan dari korban perempuan.

“Iya betul, (korban) sudah membuat laporan. Jadi korbannya dua orang, satu perempuan dan suaminya yang sekarang,” kata Iwan saat dikonfirmasi, Selasa (06/01/2026).

“Ini kan yang perempuan mantan istrinya yang bersangkutan, jadi pelaku ini mantan suaminya,” imbuhnya.

Menurut keterangan kepolisian, insiden pembacokan terjadi di kediaman korban yang berlokasi di Desa Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan, sekitar pukul 01.00 WIB. Pelaku diduga datang ke rumah korban pada dini hari dan terlibat cekcok mulut sebelum akhirnya melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

“Kurang lebih kejadian jam 01.00 WIB di kediamannya di Pamijahan. Korban perempuan mengalami luka di kepala (akibat senjata tajam), di tangannya, di telinganya. (Suaminya) sama luka di kepala,” ujar Iwan.

Kondisi kedua korban cukup memprihatinkan sehingga hingga saat ini polisi belum dapat melakukan pemeriksaan secara mendalam. Aparat kepolisian memilih menunda pengambilan keterangan demi mempertimbangkan kondisi fisik dan psikologis korban.

“Kita belum terlalu banyak tanya kepada si korban karena si korban masih dalam keadaan trauma ya, jadi kita nggak mungkin dalam keadaan sakit begitu kita tanya-tanya gitu kan,” kata Iwan.

Kedua korban kemudian dilarikan ke RSUD Kota Bogor untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Juru bicara RSUD Kota Bogor, Patrick, mengungkapkan bahwa pasangan tersebut tiba di Instalasi Gawat Darurat pada pagi hari dengan kondisi luka berat, terutama di bagian kepala.

“Dibawa ke IGD RSUD Kota Bogor pada pukul 10 pagi dengan luka berbeda. NB datang dengan keluhan nyeri hebat di kepala sebelah kiri setelah dianiaya menggunakan golok, disertai luka robek di telinga kiri,” jelas Patrick.

Sementara itu, kondisi HT dilaporkan lebih serius dibandingkan istrinya. Ia mengalami beberapa luka bacok di bagian kepala akibat serangan tersebut.

“Suaminya, HT, mengalami beberapa luka bacok di bagian kepala. Kondisinya yang paling parah dalam insiden ini,” lanjut Patrick.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pasti di balik aksi kekerasan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada konflik personal yang melibatkan hubungan masa lalu antara pelaku dan korban perempuan. Aparat juga masih memburu keberadaan pelaku yang diduga melarikan diri usai kejadian.

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan berbasis relasi personal yang berujung pada tindak kriminal serius. Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui keberadaan pelaku atau memiliki informasi yang dapat membantu proses penyelidikan. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *