Pelaku Pencurian 7 Laptop Sekolah di Buton Tengah Ditangkap di Kos

BUTON TENGAH – Tim Resmob Polres Buton Tengah berhasil meringkus seorang pria berinisial G (20), pelaku pencurian tujuh unit laptop milik SMP Satap Negeri 31 Buton Tengah. Pelaku ditangkap di sebuah rumah kos di Lorong Sakopi, Kelurahan Lamangga, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (27/2/2025).
Kasi Humas Polres Buton Tengah, Iptu Thamrin, mengungkapkan bahwa pelaku tidak melakukan perlawanan saat diamankan oleh tim Resmob yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, AKP Sunarton Hafala.
“Tim Resmob Polres Buton Tengah berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial G (20) yang diduga sebagai pelaku pencurian tujuh unit laptop yang merupakan inventaris sekolah SMP Satap Negeri 31 Buton Tengah,” ujar Thamrin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/2/2025).
Kasus ini terungkap setelah salah seorang guru melaporkan kepada kepala sekolah bahwa jumlah laptop sekolah yang semula 16 unit berkurang menjadi sembilan unit.
“Setelah mengetahui ada kekurangan jumlah laptop, pihak sekolah segera melakukan pengecekan dan menanyakan kepada para guru serta siswa. Kemudian, mereka melaporkan kejadian tersebut ke Polres Buton Tengah. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp35 juta,” tambahnya.
Berdasarkan laporan tersebut, tim Resmob langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan mendapatkan informasi bahwa seorang siswa sempat melihat seorang pria mencurigakan memasuki ruang penyimpanan laptop melalui jendela.
“Berdasarkan hasil penyelidikan lebih lanjut, identitas pelaku akhirnya terungkap. Tim Resmob kemudian bergerak cepat dan berhasil meringkus pelaku di rumah kosnya tanpa perlawanan,” jelas Thamrin.
Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menemukan tujuh unit laptop yang telah dicuri. Pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Buton Tengah untuk proses hukum lebih lanjut.
“Saat ini, pelaku G telah ditahan di ruang tahanan Mapolres Buton Tengah dan dikenakan Pasal 363 Ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Pelaku terancam hukuman penjara hingga tujuh tahun,” tutup Thamrin. []
Nur Quratul Nabila A