Pembangunan Plengsengan Desa Jabung Wetan Tak Kunjung Dikerjakan, Akses Jalan Hampir Terputus

Kondisi terakhir plengsengan yang berlokasi di Dusun Kalijati, Desa Jabung Wetan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo kondisinya bagian aspal retak-retak melebar ke badan jalan, jika tidak segara ditangani akses jalan akan terputus. (Foto : Rachmat Effendi)

PROBOLINGGO, PRUDENSI.COM-Sudah hampir setahun ini pembangunan plengsengan sungai yang terletak di Dusun Kalijati, Desa Jabung Wetan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo tepatnya berada di bawah jembatan Tol STA 16+950 tak kunjung diselesaikan oleh pihak manajemen KSO Tol Prosiwangi Paket 2 (Kraksaan-Paiton). Kini kondisinya semakin memperihatinkan, tanah tergerus bibir sungai longsor semakin melebar, potensial merambat area aspal akibat curah hujan tinggi, akibat banjir beberapa waktu yang lalu, bahkan bagian aspal mulai retak melebar memakan badan jalan utama.

Dapat dipastikan jika tidak segera dikerjakan dalam waktu dekat, akses jalan masyarakat dari dan ke wilayah Desa Kalikajar Kulon, Desa Kalikajar Wetan, Desa Alastengah Kecamatan Paiton. Bahkan warga Desa Sumberan, Desa Alaskandang Kecamatan Besuk akan terganggu aktivitasnya.

“Akses jalan ini sangat vital, aspalnya mulai retak-retak melebar ke badan jalan jika tidak segera ditangani dapat dipastikan jalan akan terputus, ini jalur penting bahkan banyak para pejabat riwa-riwi ke Ponpes Nurul Qodim Desa Kalikajar Kulon,”ungkap Syamsudin salah satu tokoh masyarakat Desa Jabung Wetan ditemui wartawan Prudensi.com, Selasa (7/4/2026).

Ia mengatakan, sebenarnya pihak manajemen KSO Tol Prosiwangi Paket 2 (Kraksaan-Paiton) berjanji menyelesaikan plengsengan sungai ini, namun sudah hampir setahun ini tak kunjung diselesaikan.

“Kami tetap menunggu komitmennya, jika tidak, warga akan berbondong-bondong menagih ke pihak manajemen Tol Paket 2 yang ada di Paiton, untuk itu kami memohon segera dituntaskan persoalan ini, apalagi lokasinya tepat dibawah jembatan Tol, tentunya jika tidak diselesaikan akan berpengaruh pada struktur jembatan Tol,”ungkap Syamsudin lagi.

Sementara itu pihak pihak manajemen KSO Tol Prosiwangi Paket 2 (Kraksaan-Paiton) hingga saat ini selalu mengulur-ulur waktu, bahkan terkesan hanya janji-janji manis tidak ada kepastian kapan pengerjaan plengsengan sungai akan diselesaikan.

Menurut Dhoni perwakilan manajemen KSO Tol Prosiwangi Paket 2 (Kraksaan-Paiton) mengaku masih menunggu vendor yang akan mengerjakan plengsengan sungai yang ada di Desa Jabung Wetan, Paiton tersebut.

Bahkan Dhoni berjanji rencana kedepan akan ada perbaikan atau pemasangan batu. Dirinya meminta warga berabar akan tetap diupayakan.

 

“Ngih pak mohon maaf sebelumnya karena kami juga menunggu dari managemen, saya gak enak kalo janji-janji saja, saya croschek lagi dengan managemen nanti pastinya saya hubungi jenengan ngih,”kata Dhoni via WhatsApp belum lama ini.(rac)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *