Pemkab Merauke Dorong Permukiman Baru Lewat 100 Rumah Subsidi

MERAUKE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke mendorong pengembangan kawasan permukiman baru melalui pembangunan 100 unit rumah subsidi di Jalan Poros Tujuh Wali-Wali, sebagai upaya mengatasi keterbatasan hunian dan kepadatan permukiman di wilayah tersebut.

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Merauke Yoseph Gebze pada Rabu (18/03/2026), sekaligus menjadi langkah awal realisasi program perumahan bersubsidi yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah.

Pimpinan pengembang perumahan Irna Sulitiya menjelaskan proyek tersebut akan dilaksanakan dalam dua tahap, dengan tahap awal sebanyak 39 unit rumah dan sisanya pada tahap lanjutan. “ Kami berharap dengan adanya rumah subsidi ini dapat membantu meringankan masyarakat, khususnya di Kabupaten Merauke, untuk memiliki rumah dengan angsuran rendah dan DP yang terjangkau,” ujar Irna.

Bupati Merauke Yoseph Gebze menegaskan bahwa penyediaan hunian merupakan bagian dari kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara berkelanjutan. “ Seperti kita ketahui bersama, sandang, pangan, dan papan adalah kebutuhan yang sangat mendasar bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya dalam sambutannya, sebagaimana diberitakan PSP, Kamis (20/03/2026).

Ia mengungkapkan, kondisi permukiman di Merauke saat ini semakin padat seiring meningkatnya pembangunan di sejumlah kawasan. “ Tapi sekarang tanah-tanah yang di Brawijaya kemudian sampai ke sini (Jalan Poros Tujuh Wali-Wali, red) dan juga jalan Mopah Lama dan sana itu sudah penuh terbangun semuanya,” jelasnya.

Menurut Yoseph, pembangunan rumah subsidi ini menjadi solusi untuk mendistribusikan pertumbuhan kota ke wilayah baru yang belum berkembang. “ Kalau kita lihat dengan dinamika pembangunan yang terjadi saat ini akan terjadi seperti ini sehingga pemukiman warga dan juga konsentrasi pembangunan itu harus kita arahkan ke wilayah-wilayah yang saat ini bukan menjadi pemukiman tetapi mungkin kita harus kembangkan sehingga itu menjadi pusat pemukiman baru bagi warga di kota Merauke,” sambungnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengembang, dan sektor perbankan dalam mendukung program tersebut, termasuk keterlibatan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). “ Pada prinsipnya pemerintah daerah mendukung semua program yang dilaksanakan di Kabupaten Merauke baik itu oleh pemerintah daerah, pemerintah pusat maupun mitra-mitra yang ada terutama dunia usaha dan lain sebagainya,” tambahnya.

Program rumah subsidi ini turut menawarkan skema uang muka nol persen atau down payment (DP), guna memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah. “ Ini rumah subsidi pemerintah 0 DP sehingga itulah yang kita harapkan bisa terbangun di Merauke, membantu masyarakat Merauke bisa memiliki hunian sendiri,” pungkasnya. []

Penulis: … | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *