Pemkab Paser Anggarkan Rp9,26 Miliar untuk Program Beasiswa
PASER – Pemerintah Kabupaten Paser terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah melalui program Beasiswa Stimulan dan Beasiswa Kerja Sama dengan berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar daerah. Program ini menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk mendukung mahasiswa asal Paser dalam menempuh pendidikan sekaligus menyiapkan tenaga profesional yang dibutuhkan untuk pembangunan daerah.
Penelaah Teknis dan Kebijakan Beasiswa Kabupaten Paser, Agus Widodo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Kantor Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Paser, Tanah Grogot, Jumat (06/03/2026). Ia menjelaskan bahwa program beasiswa tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu mahasiswa asal Paser agar dapat menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Menurut Agus Widodo, terdapat dua skema beasiswa yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Paser, yakni Beasiswa Stimulan dan Beasiswa Kerja Sama dengan perguruan tinggi. “Beasiswa Stimulan diberikan kepada mahasiswa aktif yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar daerah, guna membantu kelancaran studi mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Beasiswa Kerja Sama ditujukan bagi calon mahasiswa baru yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur kemitraan antara pemerintah daerah dengan sejumlah perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama resmi dengan Pemkab Paser.
Pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Paser mengalokasikan dana sebesar Rp2.620.000.000 untuk program Beasiswa Stimulan. Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan anggaran sebesar Rp6.647.276.358 untuk program Beasiswa Kerja Sama.
Agus Widodo menambahkan bahwa kuota penerima beasiswa kerja sama disesuaikan dengan kebutuhan tenaga profesional di lingkungan pemerintah daerah. Kebutuhan tersebut terutama difokuskan pada bidang kesehatan serta tenaga teknis yang mendukung pelayanan publik.
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Paser telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di berbagai daerah. Di Kalimantan Timur, kerja sama dilakukan dengan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Samarinda serta Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Selain itu, Pemkab Paser juga menjalin kemitraan dengan beberapa perguruan tinggi di wilayah Jawa Timur dan Jawa Barat.
Tidak hanya dengan perguruan tinggi umum, pemerintah daerah juga bekerja sama dengan lembaga pendidikan berbasis pesantren, seperti Universitas Islam Internasional Darulughah Wadda’wah (UII Dalwa) Sengkang yang berada di Sulawesi Selatan dan berafiliasi dengan Pondok Pesantren As’adiyah.
Program beasiswa ini diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri daerah Kabupaten Paser untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas.
Agus Widodo menjelaskan bahwa sosialisasi program beasiswa biasanya dimulai setiap bulan Mei. Setelah tahap sosialisasi dilakukan, proses pendaftaran dibuka hingga bulan Agustus setiap tahunnya.
Dengan adanya program Beasiswa Stimulan dan Beasiswa Kerja Sama ini, Pemerintah Kabupaten Paser berharap dapat meningkatkan kualitas SDM lokal sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga profesional yang mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah di masa mendatang.
Program tersebut juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memastikan generasi muda Kabupaten Paser memiliki akses pendidikan yang lebih luas serta mampu bersaing di dunia kerja. []
Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum
