Pemkot Malang Gaspol Perizinan, 5 Hotel Baru Segera Beroperasi
MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mendorong percepatan investasi sektor perhotelan dengan memproses perizinan lima hotel baru yang ditargetkan mampu mendongkrak nilai investasi daerah sekaligus membuka lapangan kerja pada 2026–2027.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Malang Arif Tri Sastyawan menyampaikan, sejumlah proyek hotel saat ini berada dalam berbagai tahapan perizinan, mulai dari pengajuan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) hingga penyelesaian administrasi lingkungan.
“Yang sudah berproses dalam PBG adalah Java Dwipa Hotel di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen. Selanjutnya adalah Luminor Hotel dan Dinoyo Oasis Apartment,” ujar Arif, sebagaimana dilansir Jawa Pos, Jumat (10/04/2026).
Ia menjelaskan, Luminor Hotel dan Dinoyo Oasis Apartment yang berlokasi di Jalan MT Haryono Gang 9 Nomor 85, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, kini telah memasuki tahap pembayaran retribusi sejak awal April 2026.
Selain itu, pembangunan Hotel Novotel di Jalan Letjen Sutoyo, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, dijadwalkan mulai beroperasi pada 2027. Sementara itu, Hotel Aston di Jalan Bendungan Sigura-gura, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, telah rampung secara fisik dan hanya menunggu penyelesaian perubahan adendum dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
“Namun tinggal perubahan adendum terkait AMDAL saja,” imbuhnya.
Satu proyek lainnya berada di Jalan Tumenggung Suryo, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing. Proyek tersebut masih dalam tahap pengurusan izin dan diperkirakan akan menjadi hotel bintang tiga.
“Informasinya, lokasinya dekat SMPN 5 Kota Malang. Perizinannya masih berproses. Sepertinya hotel bintang tiga,” sebut Arif.
Menurut Arif, geliat pembangunan hotel ini menjadi sinyal positif bagi iklim investasi di Kota Malang. Pemkot Malang menargetkan capaian investasi sebesar Rp3,2 triliun pada 2026, meningkat dari realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp3 triliun.
Ia menambahkan, kehadiran hotel-hotel baru tidak hanya berdampak pada peningkatan investasi, tetapi juga berpotensi menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat setempat.
Pemkot Malang berharap percepatan realisasi proyek-proyek tersebut dapat memperkuat sektor pariwisata dan jasa, sekaligus menjaga tren pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. []
Penulis: Nabila Amelia | Penyunting: Redaksi01
