Pemobil Avanza Kabur Usai Tabrak Motor, Berakhir Diamuk Warga

JAKARTA — Insiden lalu lintas serius terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat, setelah seorang pengemudi mobil Toyota Avanza nekat melawan arah dan melarikan diri usai menabrak pengendara sepeda motor. Peristiwa tersebut berujung pada kemarahan warga yang akhirnya menghakimi pelaku di lokasi pemberhentian kendaraan.

Pengemudi mobil Avanza diketahui berinisial HA (38). Berdasarkan keterangan kepolisian, aksi berbahaya tersebut terjadi di kawasan Lampu Merah Caman, Jalan Raya KH Noer Ali, Kalimalang, pada Senin (03/01/2026) malam. Saat itu, mobil Avanza dengan nomor polisi B-1241-HZH melaju melawan arah dan menabrak sepeda motor yang dikendarai Eman Jaenal, yang tengah bersiap berbelok ke kanan menuju arah Jatibening.

Alih-alih menghentikan kendaraan dan bertanggung jawab atas kecelakaan yang terjadi, HA justru memilih melarikan diri dari lokasi kejadian. Dalam upaya kabur tersebut, sepeda motor korban tersangkut di bagian bawah mobil dan terseret sejauh beberapa meter. Akibat kejadian itu, Eman Jaenal mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Iswahyudi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kemarahan warga tidak terhindarkan setelah melihat aksi pengemudi yang membahayakan keselamatan orang lain.
“Kemudian Avanza B-1241-HZH hancur diamuk massa beserta pengemudinya dihakimi massa sekitar,” kata Iptu Iswahyudi kepada wartawan, Selasa (06/01/2026).

Warga yang menyaksikan kejadian itu sempat berupaya menghentikan kendaraan pelaku sejak awal. Mobil Avanza tersebut disebut telah memicu kemacetan karena melawan arus, bahkan sempat menyerempet kendaraan lain sebelum akhirnya menabrak sepeda motor korban. Ketika pelaku tetap melaju, warga sekitar spontan melakukan pengejaran.

“Setelah kejadian kendaraan minibus Toyota Avanza B-1241-HZH meninggalkan lokasi kejadian, sehingga warga sekitar lokasi kejadian mengejar hingga berhenti di Global Prestasi School,” ujar Iswahyudi menjelaskan kronologi lanjutan.

Pengejaran tersebut berakhir di sekitar kawasan Global Prestasi School. Di lokasi itulah massa berhasil menghentikan kendaraan pelaku. Emosi warga yang tersulut akibat tindakan berbahaya HA membuat situasi menjadi tidak terkendali. Mobil Avanza mengalami kerusakan parah akibat amukan massa, sementara pengemudinya turut mengalami luka akibat dipukuli warga.

Peristiwa ini menjadi perhatian luas setelah rekaman video kejadian beredar di media sosial. Dalam video yang viral, terlihat mobil Avanza melaju melawan arah di tengah kepadatan lalu lintas. Beberapa warga terdengar menegur pengemudi agar berhenti, namun teguran tersebut tidak diindahkan. Rekaman lain menunjukkan sepeda motor terseret di kolong mobil hingga memunculkan percikan api, menandakan bahaya serius yang dapat berujung fatal.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini tetap diproses sesuai hukum yang berlaku. Selain dugaan pelanggaran lalu lintas dan kelalaian yang menyebabkan korban luka, aparat juga akan mendalami tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh massa.

Kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing emosi dan menyerahkan penanganan pelanggaran hukum sepenuhnya kepada aparat berwenang. Di sisi lain, pengemudi kendaraan bermotor juga diingatkan untuk mematuhi aturan lalu lintas dan bertanggung jawab apabila terlibat kecelakaan, demi mencegah jatuhnya korban jiwa dan konflik di jalan raya. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *