Pemudik KA Membludak, KAI Buktikan Ketepatan Waktu Justru Meningkat Jadi 99,8 Persen
JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan luar biasa jumlah pelanggan selama Angkutan Lebaran 2026 dengan okupansi harian tertinggi mencapai 154 persen, bahkan satu relasi yakni Ketapang Pasarsenen tembus 208 persen. Selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI melayani 5,08 juta pelanggan untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal, menjadikan musim mudik tahun ini sebagai yang tersibuk dalam lima tahun terakhir, sebagaimana dilansir Kompas, Minggu (05/04/2026).
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa angka 5,08 juta pelanggan tersebut melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya, yaitu 4,7 juta pada 2025, 4,3 juta pada 2024, 3,8 juta pada 2023, dan 4,3 juta pada 2022. “Tingginya mobilitas masyarakat selama Lebaran dapat terlayani dengan baik melalui kesiapan operasional di seluruh lini. Angkutan Lebaran tahun ini mencatat capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir,” kata Anne. Puncak kepadatan terjadi pada 24 Maret 2026 dengan 250.650 pelanggan dalam sehari, atau 153,4 persen dari kapasitas 163.432 tempat duduk.
Lebih lanjut, Anne menjelaskan bahwa okupansi di atas 100 persen merupakan karakteristik operasional kereta api jarak jauh karena satu tempat duduk dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan dalam satu perjalanan melalui mekanisme naik dan turun di stasiun antara. “Pola ini membuat kapasitas layanan tetap optimal, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti Angkutan Lebaran,” tambahnya. Rekor tertinggi justru terjadi pada relasi terpanjang di Indonesia, yakni KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang Pasarsenen dengan 17.999 pelanggan dan okupansi 208 persen dari kapasitas 8.668 tempat duduk.
Tak hanya kereta jarak jauh, seluruh layanan KAI Group juga mencatat rekor. KAI Commuter melayani 24.500.604 pelanggan, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Kereta Cepat Whoosh melayani 347.738 pelanggan, menjadi capaian angkutan Lebaran tertinggi sejak beroperasi pada Oktober 2023. LRT Jabodebek melayani 1,6 juta pelanggan, meningkat dari 1,2 juta pada Lebaran sebelumnya. Kinerja ketepatan waktu juga meningkat, dengan On Time Performance (OTP) kedatangan mencapai 98,86 persen dan keberangkatan 99,8 persen. “Kami akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan agar layanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu pada setiap perjalanan,” tegas Anne. []
Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01
