Pencarian Berhari-hari, Korban Jatuh di Sungai Cisadane Ditemukan Tewas
BOGOR – Tragedi kecelakaan kerja kembali terjadi dalam proyek infrastruktur di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Seorang pekerja renovasi Jembatan Leuwiranji yang sebelumnya dilaporkan terjatuh ke Sungai Cisadane akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan.
Korban diketahui merupakan pegawai yang terlibat dalam pekerjaan perbaikan atau renovasi Jembatan Leuwiranji di Kecamatan Rumpin. Insiden nahas itu terjadi saat korban sedang melakukan pengecekan teknis pada bagian konstruksi jembatan, khususnya baut-baut penyangga, pada Minggu malam (01/02/2026).
Upaya pencarian korban melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim SAR, BPBD Kabupaten Bogor, hingga relawan. Proses pencarian berlangsung selama beberapa hari menyusuri aliran Sungai Cisadane yang memiliki arus cukup deras dan medan yang tidak mudah.
Koordinator Unit Siaga SAR Bogor, M Fazry, mengatakan korban akhirnya berhasil ditemukan pada Rabu pagi (04/02/2026). Jenazah ditemukan sekitar pukul 08.20 WIB pada jarak hampir 10 kilometer dari lokasi awal kejadian.
“Korban akhirnya kita temukan pagi tadi dan jenazah selanjutnya kita evakuasi menuju RSUD Kabupaten Tangerang untuk proses selanjutnya,” kata Koordinator Unit Siaga SAR Bogor, M Fazry, Rabu (04/02/2026).
Fazry menjelaskan, berdasarkan hasil pencarian, korban ditemukan pada radius 9,7 kilometer dari titik awal terjatuh. Jarak tersebut menunjukkan kuatnya arus Sungai Cisadane yang membawa korban cukup jauh dari lokasi kejadian.
“Sebelumnya, upaya pencarian terhadap korban dilakukan dengan penyisiran menggunakan perahu karet hingga radius 17 km dari lokasi kejadian menyusuri aliran Sungai Cisadane,” ucapnya.
Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan air serta pemantauan titik-titik yang dianggap rawan menjadi tempat tersangkutnya korban. Tim SAR menghadapi sejumlah kendala, termasuk kondisi cuaca dan arus sungai yang berubah-ubah.
Peristiwa ini bermula ketika korban, yang diketahui bernama Prangki (25), tengah menjalankan tugas pengecekan baut pada konstruksi jembatan. Informasi tersebut sebelumnya disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.
“Telah terjadi jatuh atau terpeleset ke sungai satu orang pekerja atas nama Prangki (25), yang bersangkutan pekerja renovasi Jembatan Leuwiranji,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Muhamad Adam Hamdani, Minggu (01/02/2026).
Adam menjelaskan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB. Saat berada di bagian atas konstruksi jembatan, korban diduga kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terpeleset dan jatuh ke sungai.
“Kejadian pada saat korban sedang pengecekan baut-baut, tiba-tiba terpeleset (lalu jatuh) ke Sungai Cisadane. Kejadian hari ini pukul 20.00 WIB,” kata Adam.
Tragedi ini menambah daftar kecelakaan kerja di sektor konstruksi dan infrastruktur. Kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja yang ketat, terutama pada proyek yang memiliki risiko tinggi seperti pekerjaan di atas jembatan dan di sekitar aliran sungai.
Pihak berwenang diharapkan dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keselamatan kerja di proyek tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Sementara itu, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya. []
Siti Sholehah.
