Pengcab Orado Probolinggo Gelar Seleksi Atlet, Muchlis : Angkat Citra Domino Bernilai Kompetitif
Pengurus Cabang (Pengcab) Orado Kabupaten Probolinggo menggelar Seleksi Atlet Orado dihadiri Ketua Orado Kabupaten Probolinggo Muchlis (sebelah kanan baju kemeja putih biru), dan Ketua Koni Kabupaten Probolinggo H. Zainul Hasan (sebelah kiri kaos biru) bertempat di Cafe Allino, Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, kabupaten Probolinggo, Rabu (1/4/2026). (Foto: Rachmat Effendi)
PROBOLINGGO, PRUDENSI.COM-Untuk pertama kalinya Pengurus Cabang (Pengcab) Orado Probolinggo menggelar seleksi atlet sebagai bagian mencari bibit atlet Domino profesional agar bisa mengangkat citra Probolinggo di tingkat nasional. Agenda bertajuk “Orado Memintarkan Indonesia” tersebut berlangsung di Cafe Allino, Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (1/4/2026).
Meski terbilang baru dipertandingkan dalam event resmi, namun peminatnya terbilang cukup banyak datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo.
Menurut Muchlis, Ketua Pengcab Orado Kabupaten Probolinggo, Orado mempunyai kedekatan erat dengan masyarakat akar rumput. Selama ini permainan Domino menjadi bagian tak terpisahkan dengan kegiatan sehari-hari.

“Orado bisa dimainkan oleh seluruh lapisan masyarakat bawah, bahkan kalangan atas sekalipun karena memang sudah menjadi bagian permainan yang merakyat,”ujar Muchlis yang juga politisi PKB ini.
Muchlis berobsesi Orado akan lebih mendapatkan tempat di masyarakat, bahkan bisa mencetak atlet potensial daerah Kabupaten Probolinggo yang bisa mengangkat nama di kancah nasional.
“Kami ingin Orado bisa naik kelas, dari sekedar permainan tingkat tongkrongan menjadi permainan di tempat yang lebih istimewa,”tegasnya.
Dirinya juga berharap, seleksi ini menjadi pijakan awal bagi Pengcab Orado Kabupaten Probolinggo guna mencetak atlet berprestasi dan mampu mengangkat citra Domino sebagai olahragayang bernilai kompetitif dan edukatif.
Sementara itu Ketua Koni Kabupaten Probolinggo, H. Zainul Hasan mengatakan, meski Orado Kabupaten Probolinggo belum resmi diakui keberadaannya di Koni Jawa Timur, namun optimis akhir April 2026 ini sudah mendapatkan pengakuan.

“Jika sudah diakui Koni Jatim, Insya Allah Pengcab Orado Kabupaten Probolinggo akan segera mendapatkan dana hibah dari pemerintah, karena itu saya minta prosesnya sebelum April 2026 berakhir sudah resmi,”ungkap H. Zainul Hasan disela-sela pembukaan seleksi atlet Orado, Rabu (1/4/2026).
Ia meminta Pengcab Orado Kabupaten Probolinggo segera melaksanakan Rapat Kerja (Raker) guna membahas program kerja kedepan.
“Jika sudah melaksanakan Raker untuk tahun 2026/2027 dapat dipastikan akan mendapatkan dana hibah dari Pemkab Probolinggo,”pungkasnya.(rac)
