Pengendara Motor Meninggal di Lokasi Usai Tabrak Truk
BOGOR – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut korban jiwa di wilayah Kabupaten Bogor. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah menabrak sebuah truk yang sedang berhenti di pinggir jalan. Peristiwa tersebut menambah daftar panjang kecelakaan fatal yang terjadi di jalur utama kawasan Citeureup.
Kecelakaan maut ini terjadi di Jalan Raya Sabilillah, Kecamatan Citeureup, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (16/01/2026). Jalan tersebut dikenal sebagai jalur yang cukup padat, terutama pada jam-jam tertentu, sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi bagi para pengguna jalan.
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut dan menyampaikan bahwa korban meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka parah yang diderita.
“Korban kecelakaan meninggal dunia satu orang, pengendara sepeda motor Honda Beat,” kata Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Ares Rahman, Sabtu (17/01/2026).
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat sebuah kendaraan truk berhenti di pinggir jalan dengan posisi menghadap dari arah Citeureup menuju Tajur. Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah belakang dan tidak sempat menghindari kendaraan besar tersebut.
“Setibanya di TKP (tempat kejadian perkara), bodi belakang sebelah kiri kendaraan truk tertabrak oleh kendaraan sepeda motor,” ucapnya.
Benturan keras membuat korban terpental dari sepeda motornya. Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala serta patah pada kaki sebelah kiri. Kondisi korban yang cukup parah membuat nyawanya tidak dapat diselamatkan.
“Korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki sebelah kiri patah, meninggal dunia di TKP, lalu dibawa ke RS (Rumah Sakit) Bakti Pajajaran, Cibinong,” pungkasnya.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Kendaraan yang terlibat kecelakaan juga diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam berkendara, khususnya di jalan raya yang dilalui kendaraan besar. Pengendara diimbau untuk selalu menjaga jarak aman dan memperhatikan kondisi sekitar, terutama saat melaju di jalur yang minim penerangan atau memiliki potensi kendaraan berhenti di bahu jalan.
Pihak kepolisian juga mengingatkan para pengemudi kendaraan besar agar memastikan keamanan saat berhenti di pinggir jalan, termasuk menyalakan lampu hazard dan memasang tanda peringatan guna menghindari kecelakaan serupa.
Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Bogor. Polisi akan terus melakukan evaluasi dan penegakan hukum demi menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan di wilayah Kabupaten Bogor. []
Siti Sholehah.
