Percobaan Bunuh Diri di Ciputat Berhasil Digagalkan

TANGERANG SELATAN – Upaya cepat warga dan aparat kepolisian berhasil menyelamatkan seorang pria berinisial AB (39) yang diduga mencoba mengakhiri hidupnya dengan membakar diri di kawasan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Jumat (06/02/2026) pagi. Insiden tersebut terjadi di sebuah warung makan yang berlokasi di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, dan sempat menggegerkan warga sekitar.

Peristiwa bermula sekitar pukul 07.00 WIB ketika sejumlah warga melihat kobaran api muncul dari area warung makan. Situasi yang awalnya dikira sebagai kebakaran biasa berubah menjadi kepanikan setelah diketahui api berasal dari tubuh seorang pria yang berada di lokasi tersebut. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berinisiatif memberikan pertolongan pertama sebelum petugas datang.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa korban berhasil diselamatkan berkat respons cepat warga.
“Sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi, saksi melihat adanya kobaran api di warung makan Ibu Titi, ternyata ada orang bakar diri,” kata Bambang dalam keterangannya, Jumat (06/02/2026).

Menurut keterangan kepolisian, warga yang berada di sekitar lokasi segera bertindak dengan memadamkan api menggunakan kain basah yang ditempelkan ke tubuh korban. Langkah tersebut dinilai efektif untuk menghentikan kobaran api agar tidak semakin membesar dan memperparah kondisi korban. Berkat upaya bersama tersebut, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat.

Setelah api padam, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
“Untuk korban dibawa ke RS Fatmawati untuk perawatan medis,” imbuh Bambang. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar serius yang dialaminya.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap latar belakang kejadian tersebut. Berdasarkan dugaan awal, korban diduga mengalami tekanan psikologis sebelum peristiwa terjadi.
“Diduga karena depresi,” kata Bambang singkat.

Keterangan tambahan dari warga menyebutkan bahwa sebelum kejadian, korban sempat terlihat berada di sekitar warung makan tersebut sejak malam sebelumnya. Perilaku korban juga dinilai tidak biasa dan sempat menarik perhatian warga sekitar.

“Korban dari semalam sudah di situ, sempat teriak-terika. Diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ),” pungkas Bambang. Informasi ini turut menjadi bahan pendalaman bagi pihak kepolisian untuk memastikan kondisi korban serta faktor-faktor yang melatarbelakangi insiden tersebut.

Aparat kepolisian mengapresiasi keberanian dan kepedulian warga yang sigap memberikan pertolongan. Menurut polisi, tindakan cepat tersebut berperan besar dalam menyelamatkan nyawa korban sebelum api menyebabkan dampak yang lebih fatal.

Sebagai pengingat, pihak berwenang menegaskan bahwa informasi mengenai peristiwa ini tidak ditujukan untuk menginspirasi atau meniru tindakan serupa. Masyarakat yang mengalami tekanan psikologis berat, depresi, atau memiliki kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri diimbau segera mencari bantuan profesional, seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental terdekat.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif, sementara polisi masih mengumpulkan keterangan saksi untuk melengkapi proses penyelidikan. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *