Pertamina Kirim 12 Ribu Tabung Elpiji ke Meranti

SELATPANJANG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan elpiji 3 kilogram di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti (Meranti) tetap aman, meski sebelumnya sempat muncul keluhan masyarakat terkait kesulitan memperoleh bahan bakar tersebut.

Penegasan ini disampaikan menyusul laporan kelangkaan yang dirasakan warga dalam beberapa waktu terakhir. Pertamina menyebut distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) atau elpiji di Meranti masih berjalan normal dengan stok terjaga di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) maupun depot.

Area Manager Communication, Relations and Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan distribusi hingga tingkat pangkalan. “Pertamina juga terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi penyaluran di lapangan guna memastikan distribusi elpiji dapat berjalan optimal hingga ke tingkat pangkalan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara merata,” ungkapnya sebagaimana dilansir Riaupos, Jumat (10/03/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan, aktivitas penyaluran elpiji kepada masyarakat berlangsung stabil tanpa lonjakan permintaan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, Pertamina menjadwalkan kedatangan 12.320 tabung elpiji 3 kilogram ke Meranti pada Sabtu (11/04/2026). Selain itu, perusahaan juga akan melakukan penyaluran tambahan (extra dropping) sebanyak 3.360 tabung pada periode 13 hingga 18 April 2026.

“Upaya ini merupakan bagian dari langkah antisipatif yang dilakukan Pertamina untuk menjaga keandalan pasokan energi, khususnya di wilayah dengan karakteristik geografis kepulauan seperti Kepulauan Meranti,” lanjutnya.

Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti serta pemangku kepentingan lainnya guna memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke masyarakat.

Di sisi lain, masyarakat diimbau membeli elpiji di pangkalan resmi serta menggunakan sesuai kebutuhan agar distribusi dapat merata dan harga tetap sesuai ketentuan.

Dengan langkah tersebut, Pertamina berharap distribusi elpiji di wilayah kepulauan tetap terkendali dan mampu menjawab kebutuhan energi rumah tangga secara berkelanjutan. []

Penulis: Siti Azura | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *