PHRI Ungkap Lonjakan Wisatawan, Hotel Pandeglang Sempat Full Booking
PANDEGLANG – Lonjakan kunjungan wisatawan pasca-Lebaran 2026 mendorong tingkat hunian hotel di kawasan wisata Kabupaten Pandeglang mencapai puncaknya hingga 100 persen, sekaligus menjadi indikator kuat meningkatnya daya tarik destinasi pantai di wilayah tersebut.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pandeglang mencatat, peningkatan okupansi terjadi pada periode 21–24 Maret 2026, bertepatan dengan arus libur pasca-Idulfitri. Pada masa tersebut, hampir seluruh hotel di kawasan wisata bagian barat Pandeglang dipenuhi wisatawan.
Ketua PHRI Pandeglang Widiasmanto mengatakan, lonjakan ini dipicu tingginya minat masyarakat untuk berlibur ke destinasi pantai setelah momen Lebaran.
“Alhamdulillah ramai. Puncaknya itu memang terjadi tiga sampai empat hari kemarin, terutama di arus libur pasca-Lebaran,” kata Widiasmanto sebagaimana diberitakan Radarbanten, Jumat (27/03/2026).
Ia menjelaskan, tingkat hunian hotel di sejumlah kawasan unggulan seperti Carita, Mutiara, hingga Tanjung Lesung rata-rata berada di atas 90 persen, bahkan sempat menyentuh kapasitas penuh.
“Rata-rata okupansi di tanggal-tanggal itu di atas 90 persen, bahkan sampai 100 persen,” ujarnya.
Namun, setelah melewati puncak libur, tingkat hunian mulai mengalami penurunan. Memasuki hari keempat dan kelima setelah Lebaran, okupansi hotel berada di kisaran 50 persen, meski arus kunjungan masih terus berlangsung hingga akhir pekan.
“Sekarang mulai turun, mungkin sekitar 50 persen. Tapi masih ada tamu, kemungkinan sampai Sabtu dan Minggu ini masih ramai,” ungkapnya.
Widiasmanto menambahkan, mayoritas wisatawan berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), serta beberapa daerah di Provinsi Banten. Rata-rata lama tinggal wisatawan berkisar dua malam tiga hari.
“Rata-rata dari Jakarta, Jabodetabek, dan Banten. Mereka biasanya menghabiskan waktu liburan sekitar dua malam tiga hari,” jelasnya.
Selain faktor momentum libur panjang, kondisi cuaca cerah turut berkontribusi terhadap meningkatnya kunjungan wisatawan. Aktivitas wisata didominasi di kawasan pantai yang dinilai menjadi daya tarik utama.
“Karena pasca-Lebaran cuaca cukup panas dan bagus, jadi memang cocok untuk wisata pantai. Aktivitas wisatawan juga lebih banyak di area pantai,” katanya.
Meski mencatat kinerja positif, PHRI Pandeglang menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan, seperti kualitas pelayanan, penataan kawasan wisata, dan penyediaan fasilitas umum. Perbaikan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan kunjungan wisatawan serta meningkatkan pengalaman berwisata ke depan. []
Penulis: Moch. Madani Prasetia | Penyunting: Redaksi01
