PLN Siapkan 55 MW, Listrik Lombok Tetap Andal
LOMBOK – Pasokan listrik di Pulau Lombok selama periode Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi dipastikan berjalan andal tanpa gangguan, meski terjadi lonjakan kebutuhan energi yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia Power melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jeranjang menyiapkan kapasitas daya sebesar 55 megawatt (MW) untuk menjaga stabilitas pasokan listrik. Kesiapan ini dilakukan guna mengantisipasi kenaikan beban puncak yang mencapai 339 MW, meningkat dari 294 MW pada periode yang sama tahun lalu.
Langkah pengamanan sistem kelistrikan dilakukan secara menyeluruh, termasuk memastikan seluruh unit pembangkit dalam kondisi optimal. Manajemen juga melakukan pengecekan langsung guna menjamin keandalan operasional selama momen hari besar keagamaan tersebut.
Sebanyak 349 personel disiagakan untuk mendukung kelancaran operasional. Tim ini terdiri dari pegawai internal, tenaga anak perusahaan, mitra kerja, hingga petugas pengamanan yang bertugas memastikan tidak terjadi gangguan selama periode siaga.
Selain penguatan sumber daya manusia, UBP Jeranjang juga menerapkan sejumlah strategi teknis. Upaya tersebut mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap peralatan, penerapan jadwal piket siaga, penyusunan rencana darurat, serta pemantauan ketersediaan suku cadang melalui sistem digital.
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, pasokan listrik di Lombok tetap terjaga stabil di tengah peningkatan konsumsi energi. Hal ini menunjukkan kesiapan sektor kelistrikan dalam mendukung aktivitas masyarakat selama periode libur panjang, sebagaimana dilansir Kabar Bumn, Selasa (07/04/2026). []
Penulis: Novia | Penyunting: Redaksi01
