Posyandu Anggrek Buktikan Inovasi Desa Bisa Mendunia

MUARA BADAK – Desa Suka Damai patut berbangga. Posyandu ILP Anggrek tak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga simbol kemajuan pelayanan kesehatan desa di Kalimantan Timur. Dinobatkan sebagai Posyandu Terbaik se-Kaltim, unit ini resmi ditunjuk sebagai wakil provinsi dalam ajang lomba tingkat nasional.
Prestasi ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara, Arianto,. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil nyata dari sinergi antar kader, PKK, pemerintah desa, dan kecamatan dalam meningkatkan layanan dasar bagi warga.
“Keberhasilan ini adalah buah dari komitmen bersama. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi 816 posyandu lainnya di Kukar,” ujar Arianto penuh harapan.
Ketua PKK Desa Suka Damai, Selviani, mengungkapkan bahwa inovasi adalah fondasi keberhasilan. Posyandu Anggrek menghadirkan program-program unik yang tak hanya bermanfaat, tapi juga membangun rasa kebersamaan. Di antaranya Perayaan Ulang Tahun Balita (menciptakan suasana hangat agar partisipasi meningkat), Kolam & Kebun Balitaku (sumber bahan makanan tambahan balita yang dibagikan gratis), Ojek Lansia (transportasi khusus bagi warga lanjut usia agar tetap terakses layanan kesehatan), dan Penyuluhan Remaja & Pelayan RT (edukasi lintas generasi yang menjaga kesehatan keluarga), “Program-program tersebut berhasil membawa Posyandu Anggrek masuk lima besar inovasi provinsi”, Ujarnya, Sabtu (26/07/2028)
Dua kader inspiratif, Masih Ada Sari dan Eka Firnawati, siap mewakili Kukar dan Kaltim di ajang nasional. Evaluasi rutin dilakukan bersama puskesmas dan laporan disusun secara berkala untuk memastikan semua program berjalan optimal.
“Alhamdulillah, kami bisa memberi manfaat nyata. Ini hasil kerja keras semua pihak,” ungkap Selviani penuh syukur.
Keberhasilan Posyandu Anggrek adalah bukti bahwa desa bukan sekadar tempat tinggal, melainkan pusat inovasi yang bisa menyentuh kehidupan banyak orang. Saat komitmen, kreativitas, dan kebersamaan bersatu, pelayanan dasar bisa berubah menjadi gerakan kemajuan.[]
Redaksi03