Pria 22 Tahun Meninggal Dunia Akibat Pembacokan di Bekasi

BEKASI – Peristiwa kekerasan kembali terjadi di wilayah Kota Bekasi dan menambah daftar kasus kriminal yang menimbulkan keresahan masyarakat. Seorang pria muda berinisial TRB (22) ditemukan dalam kondisi kritis usai mengalami serangan senjata tajam oleh orang tidak dikenal di kawasan Bekasi Timur. Insiden tersebut berujung pada meninggalnya korban meski sempat mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Raya Cut Mutia, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, pada Minggu (18/01/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Lokasi kejadian merupakan salah satu ruas jalan yang cukup ramai dilintasi kendaraan, namun pada jam tersebut kondisi lingkungan relatif sepi.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban diduga menjadi sasaran tindak kekerasan oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitas maupun motifnya. Polisi masih mendalami kronologi kejadian, termasuk kemungkinan adanya saksi di sekitar lokasi saat peristiwa berlangsung.

Kapolsek Rawalumbu, Kompol Akhmadi, menjelaskan bahwa korban mengalami sejumlah luka serius akibat senjata tajam. Luka-luka tersebut menyebabkan kondisi korban memburuk hingga akhirnya tidak dapat diselamatkan.

“Korban mengalami luka senjata tajam di bagian dahi, dagu, dan pinggang sebelah kanan,” ungkap Kompol Akhmadi kepada wartawan, Selasa (20/01/2026).

Setelah kejadian, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, kondisi luka yang dialami korban tergolong parah. Pihak keluarga baru mengetahui keberadaan korban di rumah sakit setelah menerima informasi dari rekan korban.

Akhmadi menyebutkan, keluarga korban segera menuju rumah sakit begitu mendapatkan kabar tersebut. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan saat keluarga tiba di lokasi.

“(Keluarga) sampai di RSUD Kota Bekasi, korban sudah meninggal dunia,” kata Akhmadi.

Kematian korban menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat. Setelah memastikan kondisi korban, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polres Metro Bekasi Kota. Laporan itu menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan serangkaian upaya pengungkapan kasus, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti, hingga pemeriksaan saksi-saksi. Polisi juga menelusuri kemungkinan keterkaitan korban dengan pihak tertentu yang dapat menjadi petunjuk motif penyerangan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat beraktivitas di luar rumah pada waktu dini hari. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila memiliki informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum mengingat aksi kekerasan menggunakan senjata tajam tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga menimbulkan rasa tidak aman di tengah masyarakat. Polisi menegaskan akan mengusut tuntas perkara ini dan memburu pelaku agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *