Pria di Tangerang Tewas Ditikam Istri Sendiri

TANGERANG – Peristiwa pembunuhan dalam rumah tangga menggemparkan warga di wilayah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Seorang wanita berinisial EA (25) diduga menghabisi nyawa suaminya sendiri, Andi (53), dengan menggunakan senjata tajam. Setelah kejadian tersebut, pelaku diketahui langsung menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

Kasus ini mulai terungkap setelah aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban. Warga sekitar baru mengetahui adanya peristiwa pembunuhan tersebut pada Jumat (06/03/2026) sekitar pukul 11.30 WIB ketika sejumlah petugas dari Polresta Tangerang datang untuk melakukan penyelidikan.

Sekretaris RT/RW 02/03 setempat, Purwanto, mengatakan awalnya dirinya mendapat informasi dari ketua RT mengenai adanya seorang warga yang meninggal dunia di dalam rumahnya. Ia kemudian diminta datang ke lokasi untuk membantu mendampingi proses pemeriksaan oleh aparat kepolisian.

“Awalnya saya tahu itu setelah ditugaskan oleh Pak RT dengan info ada orang meninggal. Kemudian saya datang sudah ada petugas polisi dan mendampingi proses pemeriksaan TKP,” ungkapnya.

Saat berada di dalam rumah korban, Purwanto melihat langsung kondisi jasad korban yang sudah berada di kamar tidur. Dari pengamatannya, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di atas tempat tidur dengan sejumlah luka pada tubuhnya.

Ia menjelaskan bahwa posisi jasad korban saat ditemukan berada dalam keadaan tengkurap. Korban tidak mengenakan baju dan hanya memakai celana panjang. Kondisi tubuhnya juga sudah terlihat kaku ketika pertama kali ditemukan.

“Pas lihat jasad berada di kamar. Posisi tengkurap, tanpa baju, memakai celana panjang, tubuh sudah kaku dengan banyak luka sayatan (lebih dari 3) di kaki, tangan, dan pinggang,” jelasnya.

Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat serangan menggunakan senjata tajam. Luka sayatan terlihat di beberapa bagian tubuh korban, termasuk pada kaki, tangan, serta bagian pinggang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang, Kompol Septa Badoyo, membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut. Ia menyampaikan bahwa setelah kejadian terjadi, pelaku langsung mendatangi pihak kepolisian untuk menyerahkan diri.

Petugas kemudian segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian. Tim identifikasi atau Inafis dari Satreskrim Polresta Tangerang melakukan olah TKP guna mengumpulkan berbagai bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Selain itu, jasad korban juga telah dievakuasi oleh petugas untuk dibawa ke rumah sakit guna menjalani proses autopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban serta mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

“Iya benar, kita lakukan olah TKP nanti perkembangan kita sampaikan,” ucapnya.

Saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Sejumlah langkah penyelidikan dilakukan untuk mengungkap secara lengkap kronologi kejadian serta motif di balik dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku.

Polisi juga menunggu hasil autopsi terhadap jenazah korban sebagai bagian dari proses pengungkapan fakta dalam perkara tersebut.

“Siap mohon waktu untuk penanganan perkara ini masih kita lakukan penyelidikan biar tidak salah penyampaian,” kata dia.

Peristiwa ini menimbulkan kehebohan di kalangan warga sekitar karena kejadian tersebut melibatkan pasangan suami istri. Hingga kini, polisi masih terus mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak guna mengungkap secara jelas latar belakang dan motif dari tindakan pelaku. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *