Pria ODGJ di Depok Dievakuasi ke RSJ Marzuki Mahdi
DEPOK – Tim Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Maung Asri) Pemerintah Kota Depok mengevakuasi seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan setelah dilaporkan meresahkan warga di kawasan Jalan Arief Rahman Hakim, Kota Depok. Pria tersebut disebut sempat melakukan tindakan yang merugikan warga, termasuk memecahkan kaca mobil.
Penanganan terhadap pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu dilakukan pada Kamis (05/03/2026). Sebelum penanganan dilakukan, Tim Maung Asri terlebih dahulu menerima laporan dari masyarakat melalui pihak Kelurahan Beji.
Ketua Tim Maung Asri, Tri Sakti Anggoro, menjelaskan bahwa laporan tersebut menyebutkan adanya seorang pria yang sering membuat warga sekitar merasa tidak nyaman dengan tindakannya.
“Laporan yang kami terima, bahwa tindakan meresahkan ODGJ tersebut di antaranya memecahkan kaca mobil warga,” ujar Ketua Tim Maung, Tri Sakti Anggoro, kepada wartawan, Jumat (06/03/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim yang terdiri dari personel lintas organisasi perangkat daerah (OPD) langsung melakukan patroli ke lokasi yang dilaporkan. Tim kemudian melakukan identifikasi terhadap pria tersebut sebelum mengambil langkah penanganan lebih lanjut.
Setelah memastikan kondisi di lapangan, Tim Maung Asri berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Depok. Pihak yang dilibatkan antara lain Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), petugas puskesmas, serta Dinas Sosial untuk melakukan penanganan bersama.
Menurut Tri Sakti, proses penanganan dilakukan dengan pendekatan yang sesuai prosedur. Petugas kemudian mengevakuasi pria tersebut untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih layak.
“ODGJ tersebut kami tangani dengan cara evakuasi secara prosedural, dan dibawa ke RSJ Marzuki Mahdi Bogor untuk dilakukan perawatan,” ucapnya.
Pria tersebut selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Marzuki Mahdi di Bogor untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan oleh tenaga medis.
Sementara itu, pihak kelurahan bersama Dinas Sosial juga melakukan penelusuran guna mencari informasi mengenai identitas serta kemungkinan keberadaan keluarga dari pria tersebut. Langkah ini dilakukan agar proses penanganan dapat dilakukan secara lebih komprehensif.
Pemerintah Kota Depok melalui Tim Maung Asri juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Laporan dari warga dinilai sangat membantu dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
Tri Sakti menegaskan bahwa timnya akan terus menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dari masyarakat. Ia memastikan bahwa setiap aduan akan diidentifikasi dan ditangani secara serius.
“Insyaallah akan kami tindaklanjuti dengan mengidentifikasi setiap laporan yang masuk, melaksanakan tindak lanjut penanganan. Serta melaporkan hasil penanganan secara terbuka di kanal media sosial,” tutupnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Depok berharap kerja sama antara masyarakat dan pemerintah dapat terus terjalin dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan, termasuk dalam penanganan kasus yang melibatkan individu dengan gangguan kesehatan mental. []
Siti Sholehah.
