Pria Paruh Baya Tewas di Rumah, Polisi Temukan Senjata Api
JAKARTA – Seorang pria paruh baya berinisial BAS (54) ditemukan tewas di dalam rumahnya di kawasan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Polisi menemukan adanya luka tembak di bagian kepala korban.
Kapolsek Pesanggrahan Seala Syah Alam mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan warga. Polisi juga berkoordinasi dengan rumah sakit untuk melakukan autopsi terhadap jenazah korban.
“Setelah dilakukan tindakan cek TKP, kami langsung melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit untuk melaksanakan autopsi. Untuk memastikan apakah ada pidana lain yang terjadi,” kata Seala, Selasa (10/03/2026).
Korban pertama kali ditemukan pada Jumat (06/03/2026). Peristiwa tersebut terungkap setelah seekor anjing milik warga di sekitar lokasi terus menggonggong sejak pagi hari.
Salah seorang saksi kemudian mencoba mengecek kondisi rumah korban. Saat itu saksi melihat bagian kaki korban dari arah kamar atau ruang kerja rumah tersebut.
Setelah kembali ke lokasi usai salat Jumat, saksi menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Di sekitar wajah korban terlihat bercak darah di atas kasur.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian melalui layanan darurat 110.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani proses autopsi.
Dalam pemeriksaan di lokasi kejadian, polisi juga menemukan sejumlah senjata. Petugas mengamankan satu senjata api serta tiga airsoft gun untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Seala menjelaskan pihak kepolisian kini berkoordinasi dengan Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Metro Jaya untuk mendalami kepemilikan senjata tersebut.
“Untuk senjatanya, kami dari pihak kepolisian tentunya berkoordinasi dengan pihak Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya Subdit Handak untuk melakukan pengembangan terhadap kepemilikan senjata api tersebut. Karena ini ada beberapa, ada satu senjata api dan tiga airsoft gun,” ujarnya.
Polisi menyebut senjata api yang ditemukan merupakan senjata berkaliber 9 milimeter. Selain itu, diketahui senjata tersebut tidak memiliki izin kepemilikan.
Saat ini kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul senjata serta memastikan penyebab pasti kematian korban. []
Siti Sholehah.
