Pria Tewas Tertabrak Mobil di Km 21 Tol Ir Sediyatmo

JAKARTA – Seorang pria berinisial JS dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kendaraan di Jalan Tol Ir. Sediyatmo, wilayah Penjaringan, Jakarta Utara. Korban diketahui tertabrak mobil saat berusaha menyeberang di jalan tol yang seharusnya tidak diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Sabtu (07/03/2026) sekitar pukul 23.45 WIB. Lokasi kejadian berada di kilometer 21 ruas tol tersebut. Hingga saat ini, identitas kendaraan yang menabrak korban masih belum diketahui karena pengemudi mobil tersebut meninggalkan lokasi setelah insiden terjadi.

Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika sebuah kendaraan roda empat melaju di jalan tol dari arah timur menuju barat. Saat kendaraan melintas di lokasi kejadian, pengemudi tidak sempat menghindari seorang pria yang sedang berada di tengah jalan.

“Awalnya kendaraan roda empat nomor registrasi dan identitas tidak diketahui melaju dari arah Timur ke Barat. Tepatnya di Km 21 menabrak pejalan kaki saudara JS yang sedang menyeberang jalan,” kata Ojo dalam keterangannya, Senin (09/03/2026).

Benturan keras antara kendaraan dengan korban menyebabkan pria tersebut mengalami luka fatal. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan penanganan medis.

Petugas yang menerima laporan kecelakaan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain mengevakuasi korban, aparat juga mengumpulkan sejumlah keterangan serta bukti yang berkaitan dengan insiden tersebut.

“Akibat dari laka lantas (kecelakaan lalu lintas) tersebut pejalan kaki saudara JS meninggal dunia di TKP,” ujarnya.

Sementara itu, pengemudi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut diketahui tidak berada di lokasi saat petugas tiba. Pengendara mobil tersebut diduga meninggalkan tempat kejadian setelah insiden terjadi.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas kendaraan serta pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Aparat juga tengah mengumpulkan berbagai bukti tambahan, termasuk kemungkinan rekaman kamera pengawas di sekitar ruas tol.

Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani oleh Subdirektorat Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi lengkap kejadian serta mencari pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Selain melakukan penyelidikan, kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berbahaya di jalan tol, termasuk berjalan kaki atau menyeberang jalan. Jalan tol merupakan jalur khusus kendaraan dengan kecepatan tinggi sehingga sangat berisiko bagi pejalan kaki.

Kehadiran pejalan kaki di jalan tol dapat menimbulkan potensi kecelakaan serius karena pengemudi kendaraan tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan pengereman atau menghindar ketika tiba-tiba ada orang di jalur kendaraan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *