Puncak Libur Akhir Tahun, Wisatawan Padati TM Ragunan
JAKARTA – Libur Tahun Baru 2026 diprediksi menjadi momentum puncak lonjakan wisatawan di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Pengelola kebun binatang tersebut memperkirakan jumlah pengunjung yang datang pada hari ini bisa menembus angka 100 ribu orang, seiring tingginya minat masyarakat memanfaatkan sisa libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, menyampaikan bahwa pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan Hari Tahun Baru hampir selalu menjadi titik tertinggi jumlah kunjungan selama periode liburan akhir tahun. Optimisme itu didasarkan pada tren kedatangan pengunjung sejak pagi hari.
“Kalau prediksi kami, hari ini terjadi puncak jumlah pengunjung dalam kurun waktu liburan Natal, tahun baru, dan libur panjang sekolah ini ya. Kemungkinan akan kisaran 80 ribu atau 100 ribu pengunjung,” kata Bambang kepada wartawan di TM Ragunan, Kamis (01/12/2025).
Sejak pagi, arus pengunjung sudah terlihat signifikan. Hingga pukul 08.30 WIB, jumlah wisatawan yang memasuki area Ragunan tercatat mencapai puluhan ribu orang. Angka tersebut menjadi indikator awal bahwa prediksi lonjakan pengunjung bukan sekadar perkiraan, melainkan potensi nyata yang perlu diantisipasi secara serius oleh pengelola.
“Tadi baru kita lihat jam setengah sembilan sudah ada 20.500 pengunjung ya,” tuturnya.
Bambang menjelaskan, jumlah tersebut jauh melampaui rata-rata kunjungan pada hari biasa maupun akhir pekan. Dalam kondisi normal, Ragunan hanya dikunjungi beberapa ribu orang per hari. Namun saat memasuki musim liburan, grafik kunjungan meningkat tajam.
“Kalau weekday itu kisaran 3.000 sampai 5.000 pengunjung. Kalau untuk weekend, untuk Sabtu 15 ribuan lah. Kalau Minggu bisa 20 ribu sampai 30 ribu. Untuk peak season-nya Minggu biasanya sampai 40 ribu,” rinci bambang.
Lonjakan signifikan ini mendorong pengelola untuk mengingatkan pengunjung agar tetap waspada, terutama bagi keluarga yang membawa anak-anak. Kondisi keramaian dinilai rawan menimbulkan risiko terpisahnya anggota keluarga apabila tidak diawasi dengan baik.
“Perhatikan putra-putri ketika berada dalam kondisi keramaian. Ini sudah mulai ramai ya. Kami ingatkan pengunjung untuk menjaga keberadaan putra-putrinya agar tidak terpisah dari anggota keluarga,” jelasnya.
Selain faktor kepadatan pengunjung, pengelola Ragunan juga mewaspadai potensi gangguan cuaca. Mengingat musim hujan masih berlangsung, sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan pengunjung.
“Untuk antisipasi cuaca mungkin ya, kita juga sudah menyiapkan beberapa shelter ya, shelter panjang yang tentu saja bisa meng-hire pengunjung apabila cuaca terpaksa harus hujan ya,” tutur Bambang.
Dengan tingginya jumlah pengunjung yang diperkirakan hadir, pihak pengelola berharap masyarakat dapat mematuhi aturan yang berlaku, menjaga kebersihan, serta mengikuti arahan petugas. Kerja sama antara pengunjung dan pengelola dinilai penting agar momen libur Tahun Baru di Ragunan dapat berlangsung aman, tertib, dan menyenangkan bagi semua pihak. []
Siti Sholehah.
