Putra Menkeu Israel Terluka dalam Pertempuran di Lebanon
TEL AVIV – Putra Menteri Keuangan Israel dilaporkan mengalami luka saat terlibat dalam pertempuran di wilayah perbatasan Lebanon. Insiden tersebut terjadi ketika militer Israel meningkatkan operasi serangan terhadap kelompok Hizbullah di kawasan tersebut.
Informasi mengenai luka yang dialami putra Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, pertama kali dikonfirmasi oleh pejabat pemerintah Israel. Meski mengalami cedera, kondisi yang bersangkutan disebut tidak serius dan saat ini dalam keadaan stabil.
Pertempuran terjadi ketika pasukan Israel Defense Forces (IDF) melancarkan operasi militer yang lebih intensif di wilayah perbatasan antara Israel dan Lebanon pada Kamis (05/03/2026) waktu setempat. Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya Israel menekan aktivitas kelompok bersenjata Hizbullah yang berbasis di Lebanon.
Putra Smotrich, yang identitasnya tidak dipublikasikan, diketahui bertugas sebagai prajurit yang terlibat langsung dalam operasi militer tersebut. Dalam pertempuran itu, ia mengalami luka ringan saat menjalankan tugas bersama unit militernya.
Kabar mengenai luka yang dialami putra Smotrich kemudian disampaikan oleh Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz. Melalui pernyataan di media sosial, Katz menyampaikan doa serta dukungan kepada keluarga Smotrich.
“Saya mendoakan sahabat saya, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, dan keluarganya, serta mendoakan agar putranya cepat sembuh, pejuang yang terluka di Lebanon saat menjalankan tugasnya melawan organisasi teroris Hizbullah,” tulis Katz di X.
Peningkatan operasi militer Israel di wilayah Lebanon sendiri terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dengan kelompok bersenjata Hizbullah. Serangan-serangan terbaru menargetkan berbagai titik yang diduga menjadi basis kelompok tersebut.
Sebelum operasi militer itu dilakukan, Smotrich sempat melontarkan peringatan keras terhadap wilayah selatan ibu kota Lebanon, Beirut. Ia menegaskan bahwa kawasan tersebut berpotensi mengalami kehancuran besar apabila konflik terus berlanjut.
“Kalian ingin mendatangkan malapetaka kepada kami dan mendatangkan malapetaka bagi kalian sendiri. Dahieh akan terlihat seperti Khan Younis,” kata Smotrich.
Dahieh merupakan kawasan pinggiran selatan Beirut yang selama ini dianggap oleh Israel sebagai basis kuat Hizbullah. Wilayah tersebut kerap menjadi sorotan dalam konflik antara Israel dan kelompok tersebut.
Sementara itu, Khan Younis merupakan kota di selatan Gaza yang mengalami kerusakan besar akibat pemboman selama perang di wilayah tersebut. Pernyataan Smotrich itu mencerminkan kerasnya sikap sebagian pejabat Israel terhadap kelompok Hizbullah.
Smotrich sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh pemerintahan Israel yang memiliki pandangan politik keras. Selain menjabat sebagai Menteri Keuangan, ia juga merupakan anggota kabinet keamanan yang terlibat dalam berbagai keputusan strategis terkait konflik regional.
Perkembangan terbaru di perbatasan Israel-Lebanon menunjukkan bahwa ketegangan di kawasan tersebut masih berpotensi meningkat. Bentrokan antara pasukan Israel dan Hizbullah kerap terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Situasi tersebut menambah kompleksitas konflik di Timur Tengah yang saat ini juga melibatkan berbagai pihak di kawasan. Kondisi keamanan di wilayah perbatasan Israel dan Lebanon pun terus menjadi perhatian dunia internasional. []
Siti Sholehah.
