Remaja Depok yang Hilang Sepekan Ditemukan Selamat di Bogor
BOGOR – Kepolisian memastikan seorang remaja perempuan berusia 17 tahun yang sempat dilaporkan hilang dari rumahnya di wilayah Kota Depok, Jawa Barat, telah ditemukan dalam kondisi selamat. Remaja tersebut sebelumnya dinyatakan hilang sejak 24 Januari 2026 dan keberadaannya baru terungkap sekitar sepekan kemudian setelah dilakukan penelusuran oleh aparat kepolisian.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa laporan kehilangan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh kepolisian dengan melakukan pencarian intensif. Upaya itu membuahkan hasil ketika remaja tersebut berhasil ditemukan pada 31 Januari 2026 di wilayah Kota Bogor.
“Terkait dengan remaja yang dilaporkan hilang sejak 24 Januari 2026 yang bersangkutan telah ditemukan dalam keadaan selamat pada 31 Januari 2026 di Jalan RE Martadinata, Bogor Tengah, Kota Bogor,” kata Budi, dikutip Selasa (03/02/2026).
Saat ditemukan, remaja tersebut tidak seorang diri. Polisi mendapati korban sedang bersama pasangannya yang diketahui berinisial RA. Setelah proses awal dilakukan, petugas kemudian membawa remaja tersebut untuk dipertemukan kembali dengan keluarganya.
“Yang bersangkutan bersama pasangannya berinisial RA, dan sudah diserahkan ke pihak keluarga,” imbuhnya.
Kasus ini sempat menyita perhatian publik lantaran pihak keluarga kehilangan kontak dengan korban sejak hari pertama dilaporkan hilang. Diketahui, remaja tersebut meninggalkan rumah tanpa membawa alat komunikasi, sehingga orang tua dan keluarga kesulitan mengetahui keberadaannya.
Polda Metro Jaya melalui akun resmi media sosialnya juga menyampaikan bahwa laporan orang tua korban ditangani secara cepat dan serius. Dalam keterangannya, polisi menyebutkan bahwa pencarian dilakukan dengan berbagai langkah penelusuran hingga akhirnya korban ditemukan.
“Kasus ini menjadi perhatian publik. Merespons cepat laporan orang tua korban, tim kepolisian melakukan penelusuran intensif hingga akhirnya keberadaan korban terungkap,” tulis keterangan Instagram @poldametrojaya.
Dari hasil penelusuran awal, diketahui bahwa alasan korban meninggalkan rumah berkaitan dengan persoalan pribadi, khususnya masalah asmara. Hubungan korban dengan sang pacar disebut belum mendapatkan restu dari orang tua, sehingga memicu konflik yang berujung pada keputusan korban untuk pergi dari rumah.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa saat ini fokus utama adalah memastikan kondisi psikologis dan keamanan seluruh pihak yang terlibat. Setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada keluarganya, aparat masih melakukan proses klarifikasi guna memastikan tidak ada unsur pidana maupun ancaman lain terhadap keselamatan korban.
“Saat ini korban telah dipertemukan kembali dengan keluarganya, sementara proses klarifikasi masih dilakukan untuk memastikan seluruh pihak dalam kondisi aman dan terlindungi,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi keluarga dan lingkungan sekitar mengenai pentingnya komunikasi terbuka dengan remaja, terutama dalam menghadapi persoalan pribadi dan emosional. Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika terjadi kasus kehilangan anggota keluarga, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. []
Siti Sholehah.
