RSUD dr. Soedarso Pontianak Tingkatkan Layanan dengan Hadirkan Gedung Stroke Terpadu

PONTIANAK, PRUDENSI.COM-RSUD dr. Soedarso mengggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49, pada Sabtu (29/11/2025) pagi.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman rumah sakit tersebut berlangsung meriah dengan diisi oleh berbagai kegiatan, mulai dari jalan sehat hingga donor darah.

Tak hanya itu, momentum ini sekaligus menjadi hari penting bagi rumah sakit milik Pemprov Kalbar tersebut, lantaran diresmikannya pula gedung stroke terpadu sebagai layanan terbaru.

 

Peresmian dilakukan oleh Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kalbar, Harisson, mewakili Gubernur Kalbar, Ria Norsan. Ia didampingi Ketua DWP Provinsi Kalbar, Windy Prihastari, serta Direktur RSUD dr. Soedarso, Hary Agung Tjahyadi. Hadir pula Sri Astuti Suparmanto, putri dari dr. Soedarso.

Harisson menegaskan, bahwa ulang tahun ke-49 ini menjadi waktu refleksi bagi RSUD dr. Soedarso untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

“Kita melakukan evaluasi dan terus mengembangkan rumah sakit ini agar pelayanannya lebih cepat, nyaman, ramah, dan didukung perawatan yang semakin canggih. Hari ini kita meresmikan gedung layanan perawatan stroke, lengkap dengan kamar perawatan khusus dan ICU stroke,” ujarnya.

Harisson berharap, RSUD dr. Soedarso dapat memperluas kapasitas layanan, termasuk jumlah tempat tidur, agar rumah sakit milik Pemprov Kalbar itu semakin menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat.

“Ke depan, rumah sakit dr. Sudarso ini akan terus mengembangkan layanan-layanan kita, supaya apa yang diperlukan masyarakat selama ini dapat kita tekan, sehingga masyarakat dapat benar-benar menjadikan Rumah Sakit Sudarso ini sebagai rumah sakit kebanggaan mereka, rumah sakit kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Soedarso, Hary Agung Tjahyadi menjelaskan, bahwa gedung stroke terpadu tersebut merupakan hasil revitalisasi gedung lama yang sebelumnya digunakan untuk pelayanan anak.

“Unit layanan stroke ini memiliki 28 tempat tidur rawat inap standar, satu kamar berisi empat pasien, serta ICU dan HCU khusus stroke dengan kapasitas 10 tempat tidur,” jelasnya.

Dengan adanya fasilitas terdedikasi ini, seluruh pasien stroke yang sebelumnya tersebar di beberapa gedung akan terpusat dalam satu area layanan agar penanganan lebih intensif oleh dokter spesialis neurologi dan tim terkait.

Hary menambahkan, bahwa unit baru tersebut juga akan berkolaborasi dengan layanan rehabilitasi medik dan unit lainnya, sehingga penanganan pasien stroke dapat dilakukan secara komprehensif.

“Kasus stroke di Kalimantan Barat cukup tinggi. Kehadiran gedung ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas perawatan dan memastikan pasien mendapatkan penanganan maksimal,” tuturnya.

Dengan usia yang hampir menyentuh setengah abad, RSUD dr. Soedarso terus memperluas layanannya sebagai rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Barat. Gedung stroke terpadu menjadi salah satu tonggak baru dalam komitmen peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.(*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *