Rusia dan ASEAN Bahas Penyelarasan Proses Integrasi di Eurasia

Pertemuan dengan para duta besar negara-negara ASEAN, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyoroti prospek penyelarasan proses integrasi di kawasan Eurasia

Rusia dan ASEAN membahas penyelarasan integrasi Eurasia melalui penguatan kerja sama dengan EAEU, SCO, dan jalur ASEAN–BRICS.

MOSKOW – Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov menyoroti pentingnya penyelarasan proses integrasi di kawasan Eurasia dalam pertemuan dengan para duta besar negara-negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Association of Southeast Asian Nations/ASEAN) di Moskow pada 20 Maret 2026, sebagai upaya memperkuat arsitektur keamanan dan kerja sama kawasan.

Dalam pertemuan tersebut, Rusia dan ASEAN membahas penguatan sinergi antara ASEAN dengan Eurasian Economic Union (EAEU) dan Shanghai Cooperation Organization (SCO), serta peluang pembentukan jalur kerja sama ASEAN–BRICS yang dinilai dapat memperluas kemitraan ekonomi dan politik lintas kawasan.

“Pertukaran pandangan yang mendalam mengenai prioritas internasional dan regional menegaskan pentingnya dialog Rusia-ASEAN dalam membangun arsitektur keamanan dan kerja sama yang stabil di kawasan Asia-Pasifik,” demikian pernyataan dari website resmi Kementerian Luar Negeri Rusia, Jumat (20/03/2026) lalu. Prinsip-prinsip yang dijunjung dalam kerja sama ini meliputi penghormatan terhadap hukum internasional, kesetaraan, dan keterbukaan.

Lavrov menegaskan, penyelarasan proses integrasi di Eurasia merupakan bagian dari visi jangka panjang Rusia untuk membangun kawasan ekonomi yang lebih terhubung. Upaya ini mencakup penguatan konektivitas antarblok regional yang selama ini memiliki mekanisme kerja sama berbeda, termasuk ASEAN, EAEU, dan SCO.

Gagasan tersebut sejalan dengan konsep Greater Eurasian Partnership yang diusung Rusia, yakni membangun jejaring kerja sama lintas kawasan untuk memperkuat stabilitas ekonomi dan keamanan di tengah dinamika geopolitik global.

Melalui penguatan kerja sama lintas blok ini, diharapkan tercipta peningkatan koordinasi kebijakan ekonomi dan keamanan, serta terbukanya peluang integrasi ekonomi yang lebih luas, termasuk penyederhanaan regulasi perdagangan dan pengembangan proyek infrastruktur yang menghubungkan Asia Tenggara dengan kawasan Eurasia.

Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat peran ASEAN sebagai mitra strategis Rusia dalam membangun tatanan kawasan yang inklusif, seimbang, dan berkelanjutan. []

Penulis: Amy Maulana | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *