Rusia Gandeng Kalbar ke Panggung Industri Global Lewat INNOPROM

PONTIANAK – Hubungan diplomatik Rusia dan Indonesia terus diperkuat hingga ke tingkat daerah. Hal ini ditegaskan melalui kunjungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, yang bertemu dengan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, pada Jumat (27/02/2026) di Pontianak.

Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan langsung (direct ties) antara provinsi di Indonesia dengan wilayah di Rusia. Dalam dialog bilateral itu, sejumlah peluang kerja sama dibahas, termasuk sektor industri, investasi, serta pengembangan potensi daerah Kalimantan Barat di kancah internasional.

Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah undangan resmi dari Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk berpartisipasi dalam pameran industri internasional INNOPROM. Dubes Tolchenov secara khusus mengundang Gubernur Ria Norsan untuk hadir dalam ajang bergengsi tersebut yang akan digelar di Yekaterinburg, Rusia, pada 6–9 Juli 2026.

INNOPROM merupakan platform tahunan yang mempertemukan para pemimpin industri, investor, dan pejabat pemerintah dari berbagai negara. Ajang ini dikenal sebagai salah satu pameran industri terbesar di Rusia yang menjadi wadah promosi investasi, inovasi teknologi, serta perluasan jaringan kerja sama global.

“Partisipasi Bapak Gubernur di INNOPROM akan sangat berarti untuk menunjukkan potensi investasi Kalimantan Barat sekaligus mempererat kemitraan kita,” kata Dubes Tolchenov dalam pertemuan yang juga dihadiri perwakilan RUSAL dan Rosatom tersebut, dilansir dari kanal telegram resmi Kedutaan Federasi Rusia, Jumat (27/02/2026).

Kehadiran perwakilan RUSAL dan Rosatom dalam pertemuan itu turut mempertegas minat kalangan industri Rusia terhadap potensi sumber daya alam dan peluang investasi di Kalimantan Barat. Provinsi ini dikenal memiliki cadangan bauksit yang besar serta potensi sektor energi dan industri hilir yang terus berkembang.

Melalui forum INNOPROM, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berpeluang memperkenalkan potensi unggulan daerah kepada investor global, sekaligus menjajaki kerja sama konkret dengan mitra industri Rusia. Upaya ini diharapkan mampu mendorong peningkatan investasi, transfer teknologi, serta penguatan hubungan ekonomi bilateral antara Indonesia dan Rusia, khususnya di tingkat daerah.

Pertemuan tersebut menandai komitmen kedua pihak untuk membangun hubungan yang lebih erat dan berkelanjutan, tidak hanya dalam kerangka diplomasi nasional, tetapi juga melalui kolaborasi langsung antarwilayah yang saling menguntungkan. []

Penulis: Amy Maulana | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *