Sambaran Petir Diduga Picu Kebakaran di Tzu Chi School

JAKARTA – Aktivitas belajar di lingkungan Tzu Chi School yang berlokasi di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, sempat terganggu akibat insiden kebakaran yang terjadi pada bagian bangunan sekolah tersebut. Peristiwa itu memicu kepanikan terbatas di area sekolah, meskipun tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kebakaran dilaporkan terjadi pada Senin pagi ketika hujan disertai petir melanda wilayah Jakarta Utara. Api diketahui muncul di lantai lima gedung sekolah, tepatnya pada bagian dinding bangunan. Dugaan awal menyebutkan bahwa peristiwa ini berkaitan dengan sambaran petir yang mengenai instalasi di sekitar gedung.

“Kebakaran di lantai 5 sekolah ini terjadi diduga akibat kilat petir,” kata Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman, Senin (12/01/2026).

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, sebelum api membesar, terlihat kilatan petir yang menyambar kabel gondola di bagian luar gedung. Sambaran tersebut diduga memicu percikan api yang kemudian menjalar ke tembok dinding bangunan di lantai lima. Melihat kondisi tersebut, pegawai sekolah langsung mengambil langkah cepat dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk mencegah api meluas ke area lain.

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 10.22 WIB. Tim pemadam kebakaran kemudian bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Selang waktu sekitar 10 menit, petugas tiba dan langsung melakukan upaya pemadaman pada pukul 10.32 WIB. Proses pemadaman berlangsung intensif mengingat posisi api berada di lantai atas gedung, sehingga membutuhkan peralatan dan personel tambahan.

Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, petugas mengerahkan kekuatan penuh guna memastikan api tidak merambat ke bagian lain bangunan sekolah. Sebanyak 40 personel diterjunkan ke lokasi dengan dukungan delapan unit mobil pemadam kebakaran. Api akhirnya berhasil dilokalisir, sebelum dilakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

“Kami mengerahkan 40 personel dan delapan unit mobil damkar untuk memadamkan api. Saat ini, status api berhasil dipadamkan,” tegas Gatot.

Seluruh rangkaian penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 11.42 WIB. Petugas memastikan kondisi bangunan dalam keadaan aman dan tidak ditemukan potensi kebakaran susulan. Meski demikian, area terdampak kebakaran untuk sementara waktu disterilkan guna keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Objek yang terbakar diketahui memiliki luas sekitar 72 meter persegi. Akibat insiden ini, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta. Kerusakan terutama terjadi pada bagian dinding, instalasi luar bangunan, serta beberapa fasilitas penunjang di lantai lima gedung sekolah.

Pihak sekolah selanjutnya akan melakukan evaluasi terhadap sistem kelistrikan dan keamanan bangunan, terutama terkait perlindungan terhadap sambaran petir. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan serta pemeliharaan instalasi bangunan, khususnya pada fasilitas publik bertingkat yang berada di wilayah rawan cuaca ekstrem.

Hingga saat ini, aktivitas belajar mengajar di Tzu Chi School menyesuaikan kondisi bangunan yang terdampak, sembari menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari pihak terkait. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *