Satgas Pangan Pusat dan Daerah Pastikan Bapokting Aman di Paser
Satgas Pangan menemukan kenaikan harga sejumlah komoditas di Pasar Senaken, namun memastikan stok dan distribusi tetap aman menjelang Lebaran.
PASER – Satuan Tugas (Satgas) Pangan pusat bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Senaken, Kabupaten Paser (Paser) dalam kondisi aman, meski terjadi kenaikan harga pada sejumlah komoditas menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Inspeksi mendadak (sidak) yang digelar pada Rabu (18/03/2026) tersebut melibatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia (RI), unsur Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta sejumlah instansi daerah guna memantau stabilitas harga dan kelancaran distribusi pangan.
Anggota Satgas Pangan dari Bapanas RI, Leny, menyampaikan bahwa secara umum harga komoditas masih berada pada kategori high season atau “stabil tinggi” dan tetap dalam batas toleransi pemerintah.
“Pada momen high season seperti sekarang, harga memang cenderung meningkat, namun masih dalam koridor yang diperbolehkan. Contohnya harga daging sapi di kisaran Rp140.000 per kilogram, masih dalam batas toleransi menjelang hari raya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pengukuran stabilitas harga menggunakan dua indikator utama, yakni Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk komoditas beras dan minyak goreng, serta Harga Acuan Pemerintah (HAP) untuk komoditas lainnya.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Telur ayam ras naik dari Rp30.000 menjadi Rp32.000 per kilogram, sementara harga per piring (isi 30 butir) mencapai Rp60.000, dan harga eceran sekitar Rp2.200 per butir untuk ukuran besar.
Pedagang telur di Pasar Senaken, Irwan, memastikan ketersediaan stok masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Stok masih aman, saat ini tersedia sekitar 530 rak. Kami pilah berdasarkan ukuran agar sesuai kebutuhan pembeli,” ujarnya.
Selain itu, harga ayam potong berada pada kisaran Rp60.000 hingga Rp65.000 per ekor dengan rata-rata berat sekitar 1,9 kilogram. Sementara harga daging sapi tercatat di kisaran Rp140.000 per kilogram. Komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai juga mengalami kenaikan bertahap seiring meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
Perwakilan Satgas Pangan Polda Kaltim, Sugiyanto, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan pelanggaran distribusi maupun praktik penimbunan di wilayah Paser.
“Hingga saat ini belum ditemukan adanya pelanggaran distribusi maupun praktik penimbunan di wilayah Kabupaten Paser. Seluruh proses distribusi masih berjalan lancar,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berjenjang hingga tingkat Kepolisian Resor (Polres), khususnya selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Sidak ini juga melibatkan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Perum Bulog guna memastikan rantai distribusi tetap terjaga dari pemasok hingga pedagang.
Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari pengawasan lintas wilayah yang mencakup Paser, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kota Samarinda, dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dengan evaluasi lanjutan dijadwalkan pada H+3 Lebaran untuk mengantisipasi fluktuasi harga pascahari raya. []
