Sido Muncul Perkuat Posisi di Industri Jamu Lewat Dividen Jumbo

JAKARTA – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp441,528 miliar atau Rp15 per saham untuk tahun buku 2025, menyusul persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar pada 9 April 2026.

Keputusan tersebut menegaskan komitmen emiten sektor farmasi dan jamu ini dalam menjaga konsistensi imbal hasil kepada pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun lalu.

Corporate Secretary SIDO Budiyanto menyampaikan bahwa pembagian dividen telah sesuai dengan hasil keputusan RUPS Tahunan.

“Rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 09 April 2026,” sebut Budiyanto, sebagaimana dilansir Pasardana, Kamis, (09/04/2026).

Adapun jadwal pembagian dividen dimulai dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 17 April 2026, diikuti ex dividen pada 20 April 2026. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai ditetapkan pada 21 April 2026 dan ex dividen pada 22 April 2026.

Investor yang berhak menerima dividen adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 21 April 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 7 Mei 2026.

“Selanjutnya Pembayaran Dividen akan dilaksanakan pada tanggal 07 Mei 2026,” sebut Budiyanto.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, SIDO mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp1,229 triliun. Selain itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp945,259 miliar dengan total ekuitas sebesar Rp3,120 triliun.

Kinerja tersebut menjadi dasar pembagian dividen sekaligus mencerminkan fundamental perusahaan yang tetap kuat di tengah dinamika industri farmasi nasional. []

Penulis: Tia | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *