Sinergi BUMN Hadirkan Mudik Gratis via Laut, Lebih Aman dan Nyaman

BALIKPAPAN – Akses mudik jalur laut bagi pekerja dan masyarakat di luar Pulau Jawa diperluas melalui Program Mudik Gratis Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 2026, dengan keberangkatan kapal dari Pelabuhan Semayang menuju Surabaya. Inisiatif ini menjadi solusi alternatif di tengah tingginya kebutuhan transportasi saat arus mudik Lebaran.

Program yang diinisiasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut melibatkan sejumlah perusahaan pelat merah, termasuk PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), serta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Para peserta diberangkatkan menggunakan kapal KM Dorolonda dengan rute Balikpapan–Surabaya.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Mahelan Prabantarikso mengatakan keterlibatan perusahaannya bertujuan membantu masyarakat memperoleh perjalanan mudik yang aman dan nyaman.

“Kehadiran kapal pada rute Balikpapan–Surabaya juga menjadi alternatif perjalanan laut bagi para pemudik,” ujar Mahelan, sebagaimana diberitakan Jpnn, Senin, (16/03/2026).

Ia menambahkan, kerja sama dengan PELNI menjadi langkah strategis untuk menjangkau masyarakat di luar Pulau Jawa, khususnya wilayah Kalimantan yang selama ini bergantung pada moda transportasi terbatas saat musim mudik.

“Dengan adanya sinergi ini, masyarakat yang bekerja di wilayah Kalimantan dapat memiliki alternatif perjalanan mudik yang aman dan nyaman menuju Pulau Jawa,” tambahnya.

Program Mudik Gratis BUMN 2026 merupakan bentuk kolaborasi antarperusahaan negara dalam menyediakan layanan transportasi selama periode Hari Raya Idulfitri. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, program ini juga diharapkan mampu mengurangi beban biaya perjalanan sekaligus meningkatkan keselamatan pemudik melalui moda transportasi resmi dan terorganisasi.

Kehadiran jalur laut sebagai opsi mudik dinilai penting untuk mendukung distribusi penumpang secara merata, terutama bagi masyarakat di wilayah timur Indonesia, sehingga arus mudik dapat berjalan lebih lancar dan terkendali. []

Penulis: Djainab Natalia Saroh | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *