Siswa SMK di Tuban Meninggal Dunia Tersengat Listrik Saat Praktikum Mesin Bubut

TUBAN – Seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berinisial MRM meninggal dunia akibat tersengat listrik saat menjalani praktikum mesin bubut pada Selasa (25/2/2025) sekitar pukul 09.40 WIB.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander, mengungkapkan bahwa korban merupakan siswa jurusan teknik mesin yang berasal dari Dusun Karangrejo, Desa Rawasan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
Peristiwa ini terjadi saat korban bersama rekannya, ZM, tengah melakukan praktik pembuatan baut menggunakan mesin bubut di ruang teknik permesinan Gedung B SMK Negeri Tambakboyo.
Menurut keterangan saksi, korban sempat merasakan adanya aliran listrik pada permukaan mesin yang digunakan dan memberitahu rekannya bahwa mesin tersebut mengalami gangguan kelistrikan atau “nge-ground“. Namun, korban tetap melanjutkan praktik tersebut.
“Korban sempat memberitahu temannya kalau mesin bubut yang digunakan mengalami gangguan listrik, tetapi tetap melanjutkan proses pembuatan baut,” ujar AKP Dimas Robin Alexander, Selasa (25/2/2025).
Saat korban menambahkan kecepatan putaran mesin, ia tiba-tiba terdiam dengan posisi tangan kanan memegang chuck bubut dan tangan kiri memegang tuas pengatur kecepatan RPM (Revolutions Per Minute). Menyadari ada yang tidak beres, ZM segera menarik tubuh korban dan turut merasakan aliran listrik yang mengalir melalui mesin.
Melihat korban tidak sadarkan diri, dua teman korban segera membawanya ke Puskesmas Tambakboyo menggunakan sepeda motor, sementara rekan lainnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak sekolah. Sayangnya, setelah tiba di puskesmas, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. Sementara itu, Satreskrim Polres Tuban telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tragis ini. []
Nur Quratul Nabila A