Sopir Mengantuk, Truk Hebel Tabrak Warung di Jalur Bocimi
JAKARTA – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan truk bermuatan hebel terjadi di Jalan Raya Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), tepatnya di wilayah Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kendaraan berat tersebut dilaporkan menabrak sebuah warung makan serta tiga unit sepeda motor yang terparkir di tepi jalan. Insiden tersebut diduga dipicu oleh sopir truk yang mengantuk saat mengemudi.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Saat kejadian berlangsung, kondisi lalu lintas di jalur tersebut relatif sepi karena masih dalam waktu subuh. Truk yang membawa muatan hebel diketahui sedang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor.
Pelaksana Tugas (Plt) Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rachman, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika kendaraan tersebut tiba di lokasi kejadian perkara. Diduga sopir kehilangan konsentrasi akibat rasa kantuk sehingga kendaraan yang dikemudikan tidak lagi berada di jalur semestinya.
“Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), diduga pengemudi truk warna kuning mengantuk lalu bergerak (oleng) ke kanan jalan,” kata Ares.
Akibat kondisi tersebut, truk kemudian bergerak ke sisi kanan jalan dan menabrak bangunan warung makan milik warga yang berada di pinggir jalan. Selain itu, kendaraan tersebut juga menghantam tiga unit sepeda motor yang sedang terparkir di sekitar lokasi.
“Truk (oleng) bergerak ke kanan jalan, dan menabrak warung milik AR, serta tiga unit motor yang terparkir yang berada di sebelah kanan jalan, dengan posisi akhir kendaraan truk F-9182-OT terbalik, ban depan dan belakang berada di atas, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas Tunggal,” imbuhnya.
Benturan keras menyebabkan bangunan warung mengalami kerusakan cukup parah hingga sebagian ambruk. Tiga sepeda motor yang berada di dekat warung juga mengalami kerusakan akibat tertabrak truk tersebut. Sementara itu, truk bermuatan hebel tersebut akhirnya terguling di lokasi kejadian dengan posisi terbalik.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal, termasuk mengamankan area serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di jalur tersebut.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Saat kecelakaan terjadi, warung yang tertabrak diketahui belum beroperasi sehingga tidak ada pengunjung yang berada di dalamnya.
Ares menyebut, kecelakaan mengakibatkan warung ambruk dan tiga motor mengalami kerusakan. Kecelakaan juga mengakibatkan truk terbalik. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
“Korban laka nihil, kerugian materi kurang lebih Ro 50 juta. Kerusakan terjadi pada warung dan tiga unit motor yang terparkir di lokasi,” kata Ares.
Setelah kecelakaan, petugas kemudian melakukan proses evakuasi terhadap truk yang terbalik agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Bogor-Sukabumi tersebut.
“Posisi akhir kendaraan truk warna kuning F-9182-OT terbalik, ban depan dan belakang berada di atas, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas Tunggal,” imbuhnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau para pengemudi, khususnya pengendara kendaraan berat, untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara, terutama ketika melintasi jalur antarkota pada malam hingga dini hari yang rawan kecelakaan akibat faktor kelelahan atau mengantuk. []
Siti Sholehah.
