Status Awas! Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Radius Bahaya Diperbesar

FLORES TIMUR – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperbarui rekomendasi terkait radius bahaya erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, menyampaikan bahwa masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius tujuh kilometer dari pusat erupsi. Untuk sektor barat daya dan timur laut, larangan diperluas hingga delapan kilometer.
Sebelumnya, radius larangan hanya lima kilometer, dengan enam kilometer untuk sektor barat daya dan timur laut. Namun, dengan meningkatnya status Gunung Lewotobi Laki-laki dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) pada Kamis (20/3/2025) pukul 23.30 WITA, radius bahaya diperluas.
Wafid mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. Ia juga menekankan potensi bahaya lain akibat erupsi, seperti banjir lahar hujan di daerah yang dilalui aliran sungai dari puncak gunung, termasuk Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
“Masyarakat yang terdampak hujan abu diimbau untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari dampak negatif abu vulkanik terhadap sistem pernapasan,” ujar Wafid dalam keterangannya, Kamis malam.
Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami letusan besar pada Kamis pukul 22.56 WITA. Berdasarkan rekaman seismogram, amplitudo maksimum letusan mencapai 47,6 mm dengan durasi sekitar 11 menit 9 detik. Tinggi kolom abu mencapai 8.000 meter di atas puncak, atau sekitar 9.584 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat daya serta barat. Hujan abu vulkanik, kerikil, batu, dan lumpur dilaporkan terjadi di beberapa desa, seperti Lewotobi, Lewoawan, Nurabelen, Hewa, dan Riangrita.
Warga di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan erupsi susulan dan dampak lanjutan dari aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki. []
Nnur Quratul Nabila A