Target Bank Kalbar 2026, Perkuat UMKM dan Tingkatkan Keamanan Data Nasabah
PONTIANAK, PRUDENSI.COM-PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) menetapkan penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai fokus utama pada tahun 2026. Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah yang menempatkan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional dan daerah.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menegaskan bahwa komitmen mendorong pertumbuhan UMKM bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban yang harus dijalankan oleh perbankan daerah.
“Ke depan, konsen kami adalah UMKM. Sebagaimana arahan dari pemerintah, semua wajib hukumnya untuk mendorong UMKM agar terus tumbuh dan berkembang,” ujar Rokidi saat menggelar press conference di Aula Bank Kalbar, Selasa (6/2/2025).
Ia menambahkan, Bank Kalbar akan terus memperluas akses pembiayaan, pendampingan, serta layanan perbankan yang inklusif bagi pelaku UMKM agar mampu naik kelas dan berdaya saing.
Selain fokus pada penguatan UMKM, Bank Kalbar juga memberikan perhatian serius terhadap aspek keamanan data nasabah. Rokidi menyadari bahwa perkembangan digitalisasi perbankan harus diimbangi dengan sistem pengamanan yang kuat untuk melindungi data dan kepercayaan masyarakat.
“Berkaitan dengan keamanan, kami menyadari bahwa ancaman kejahatan siber selalu ada. Walaupun hingga saat ini Bank Kalbar belum mengalami serangan cybercrime yang berarti, kami tetap waspada dan tidak lengah,” jelasnya.
Menurut Rokidi, Bank Kalbar terus memperkuat sistem pengamanan dengan mengikatkan portal keamanan database nasabah agar data tetap terlindungi dan masyarakat merasa aman dalam bertransaksi.
Upaya pengamanan tersebut juga dilakukan melalui pengujian dan pemantauan sistem secara berkala, termasuk stress test terhadap database. Langkah ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya celah keamanan, kebocoran data, maupun potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pengujian dilakukan secara rutin untuk memastikan tidak ada defisit, kecolongan, atau kebocoran sekecil apa pun,” tegasnya.
Tak kalah penting, Bank Kalbar juga menekankan peningkatan disiplin dan kesadaran seluruh petugas dalam menjaga kerahasiaan data nasabah. Sosialisasi internal terus diperkuat agar tidak terjadi kebocoran data, baik secara sistem maupun secara fisik akibat kelalaian sumber daya manusia.
Dengan fokus pada penguatan UMKM dan peningkatan keamanan data, Bank Kalbar optimistis dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat perannya sebagai bank daerah yang sehat, aman, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Kalimantan Barat pada tahun 2026.(*)
