Tawuran Pelajar Pecah di Rancabungur, Warga Turun Melerai

BOGOR – Aksi tawuran antarpelajar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kali ini, peristiwa tersebut berlangsung di Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, dan terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Kejadian tersebut menimbulkan keresahan warga setempat karena terjadi di ruang publik pada sore hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tawuran itu terjadi pada Kamis (29/01/2026) sore. Dalam rekaman video yang beredar dan dilihat pada Jumat (30/01/2026), tampak sekelompok pelajar datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor. Mereka terlihat saling berhadapan sebelum akhirnya terlibat aksi saling serang. Situasi di lokasi sempat memanas dan memicu kepanikan warga sekitar.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi berupaya menghentikan aksi tersebut. Upaya peleraian dilakukan secara spontan demi mencegah konflik semakin meluas dan membahayakan pengguna jalan maupun warga lain. Tak berselang lama setelah tawuran pecah, para pelajar itu membubarkan diri dan melarikan diri menggunakan sepeda motor ke berbagai arah.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Aparat Polsek Rancabungur segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Namun, saat petugas tiba, para pelajar yang terlibat tawuran sudah tidak berada di tempat.

Kapolsek Rancabungur Ipda Yudhi Widhiana membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa aksi tawuran telah lebih dulu dibubarkan oleh warga setempat sebelum kepolisian datang ke lokasi kejadian.

“Berdasarkan keterangan warga sekitar, aksi tersebut telah dibubarkan oleh masyarakat sehingga melarikan diri sebelum petugas kepolisian tiba,” ungkap dia.

Yudhi menambahkan, berdasarkan hasil pengecekan awal dan keterangan warga, tidak ditemukan adanya korban luka maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penelusuran guna mengungkap identitas para pelajar yang terlibat dalam aksi tawuran.

“Polsek Rancabungur masih melakukan penyelidikan serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengidentifikasi asal sekolah para pelajar yang terlibat dan mencegah terulangnya kejadian serupa,” ucap.

Pihak kepolisian juga menyatakan akan meningkatkan koordinasi dengan sekolah, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar aksi tawuran pelajar tidak kembali terulang, mengingat dampaknya yang merugikan banyak pihak dan berpotensi membahayakan keselamatan publik.

Fenomena tawuran pelajar masih menjadi persoalan sosial yang kerap muncul di sejumlah wilayah, termasuk di Kabupaten Bogor. Selain menimbulkan keresahan warga, aksi tersebut juga dapat merusak fasilitas umum dan mengancam keselamatan pelaku maupun masyarakat sekitar. Keterlibatan warga dalam melerai kejadian ini dinilai mampu mencegah dampak yang lebih besar.

Polisi mengimbau para orang tua dan pihak sekolah untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pelajar di luar jam belajar. Selain itu, peran lingkungan dan masyarakat juga dinilai penting dalam menciptakan situasi yang kondusif serta mencegah potensi konflik di kalangan remaja.

Dengan masih dilakukannya penyelidikan, kepolisian berharap dapat segera mengidentifikasi para pelaku dan mengambil langkah pembinaan yang tepat. Upaya ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menjadi langkah preventif agar kejadian serupa tidak kembali terulang di wilayah Rancabungur dan sekitarnya. [

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *